Menyapa Nusantara

Bak Ditelan Kemajuan Zaman, Begini Nasib Pedagang Pasar Tanah Abang di Tengah Pusaran Social Commerce

×

Bak Ditelan Kemajuan Zaman, Begini Nasib Pedagang Pasar Tanah Abang di Tengah Pusaran Social Commerce

Sebarkan artikel ini
social commerce
Para pedagang di Pasar Tanah Abang menyerukan penghapusan "social commerce" yang menjadi salah satu penyebab sepinya Pasar Tanah Abang, Jakarta, Sabtu, 23 September 2023. (ant)

Ketika harga kebutuhan pokok meningkat, masyarakat, terutama kelas bawah, tentu akan melakukan penyesuaian dan mengedepankan kebutuhan primer seperti komoditas makanan daripada belanja barang sekunder seperti pakaian, yang mempengaruhi kunjungan di Pasar Tanah Abang.

Solusi alternatif lainnya untuk mempertahankan Pasar Tanah Abang yang memiliki sejarah panjang. Cara tersebut yaitu dengan menjadikan pasar tersebut sebagai kawasan budaya seperti Kota Tua maupun pasar modern seperti Pasar Santa.

BACA JUGA: TikTok Shop Mau Tutup? Ini Potensi Nasib Reseller dan UMKM

Sejarah Pasar Tanah Abang sebagai daya tarik

Meski tak lagi memiliki bangunan tua seperti Kota Tua, namun Sejarawan dan Budayawan Asep Kambali menyebutkan cerita sejarah Pasar Tanah Abang sebagai salah satu pasar tertua di Jakarta yang masih bertahan bisa menjadi pariwisata unik tersendiri.

Salah satu blok di Pasar Tanah Abang bisa menjadi museum yang menceritakan kisah pasar tersebut. Bisa juga mengisahkan cerita mengenai kawasan Tanah Abang yang memiliki sejarah panjang.

Pilihan lain yakni Pasar Tanah Abang bisa menjadi seperti Pasar Santa. Yang mana, kini Pasar Santa menjadi salah satu pilihan tempat nongkrong anak-anak muda.

Dengan berbagai solusi ini, nantinya terdapat kemungkinan bahwa Pasar Tanah Abang tak bisa lagi hanya mengandalkan penjualan grosir.

Tetapi, apapun nantinya bentuk Pasar Tanah Abang, yang terpenting adalah kemampuan beradaptasi agar pasar tertua di Jakarta ini tidak mati begitu saja.

Kendati demikian, bukan hanya Pemerintah, pengelola, maupun pedagang yang harus mempertahankan Pasar Tanah Abang sebagai salah satu pasar tertua di Ibu Kota.

Sebagai konsumen, pun harus bersama-sama menjaga Pasar Tanah Abang maupun pasar tradisional lain di Indonesia. Hal itu dapat konsumen lakukan dengan mencintai produk dalam negeri dan tidak sungkan berbelanja di pasar tradisional. (ant)

Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp