SEMARANG, beritajateng.tv – Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang selama libur Nataru (Natal dan Tahun Baru) telah melayani hingga 91ribu penumpang.
Hal ini kata General Manager Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani, Fajar Purwawidada saat penutupan Posko Terpadu Nataru, Kamis 4 Januari 2024.
Posko Terpadu Angkutan Udara Hari Raya Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru) di Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang resmi tutup.
Posko Terpadu Nataru tersebut dilaksanakan selama 16 hari sejak tanggal 19 Desember 2023 lalu.
Fajar mengatakan, berdasarkan pencatatan data traffic selama periode tersebut. Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani telah melayani penerbangan sebanyak 742 pesawat, 91.244 penumpang dan 645.279 Kilogram kargo.
“Kami mencatat adanya peningkatan jumlah penumpang sebesar 10 persen dari periode sebelumnya. Sedangkan untuk puncak arus mudik terjadi pada tanggal 22 Desember 2023 sebanyak 7.475 penumpang. Dan arus balik terjadi pada tanggal 1 Januari 2024 sebanyak 5.982 penumpang,” katanya, usai acara, Kamis.
Menurutnya, pada banyak cara mengapresiasi para penumpang yang melakukan penerbangan dari dan ke Semarang.
Aktivitas saat Nataru di Bandara Ahmad Yani
“Pada penghujung tahun 2023 yang lalu. Kami juga melaksanakan seremonial pelepasan penumpang terakhir yang terbang dari Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang. Dengan pemberian bucket bunga, dan di tanggal 1 Januari 2024 kami juga melakukan penyambutan penumpang pertama yang landing di bandara,” ujarnya.
Hal ini pihaknya lakukan sebagai bentuk pelayanan dan penghargaan terbaik bagi seluruh pengguna jasa bandara. “Ini sekaligus upaya kami dalam memberikan pengalaman yang mengesankan bagi penumpang di bandara,” sambung Fajar.
Pada kurun waktu tahun 2023, Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang telah melayani penumpang sebanyak 2.105.703. Jumlah ini naik 29 persen dari tahun 2022.
Kemudian, lanjutnya, untuk pergerakan pesawat tercatat total 18.247 pergerakan atau naik sebesar 23 persen dibandingkan tahun 2022.
Sedangkan untuk cargo tercatat sebanyak 14.139.147 Kilogram, atau mengalami kenaikan sebesar 57 persen dari tahun 2022.





