“Kan ada 10 korban yang turun untuk mengawal demokrasi, tapi jaminan terhadap keluarganya, saksi, atau korban itu belum ada. Sampai sekarang hanya Affan yang baru dapat jaminan. Itu sangat melukai,” ungkapnya.
Oleh sebab itu, PMKRI mendesak agar pejabat yang terlibat dalam masalah ini minimal rela mengorbankan sebagian gaji atau fasilitas negara yang mereka terima untuk dialihkan kepada masyarakat miskin dan rentan.
“Kalau mereka tidak mau mundur, minimal sekurang-kurangnya merelakan dana operasional atau gajinya untuk masyarakat yang rentan dan miskin,” pungkas Nathael. (*)
Editor: Farah Nazila





