Gaya Hidup

Bangga! Desain Mahasiswa DKV Unika Semarang Tembus Teh Botol Sosro hingga Mobil Box

×

Bangga! Desain Mahasiswa DKV Unika Semarang Tembus Teh Botol Sosro hingga Mobil Box

Sebarkan artikel ini
mahasiswa unika jadi ilustrator
Kelly Yumico, mahasiswa berprestasi Soegijapranata Cathoic University (SCU). (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Kreativitas dan keberanian menjadi kunci sukses Kelly Yumico, mahasiswa Desain Komunikasi Visual (DKV) Soegijapranata Catholic University (SCU) Semarang.

Ia berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan menjuarai dua kompetisi desain nasional yang diadakan oleh perusahaan ternama.

Kelly mengaku, kepercayaannya untuk mengikuti kompetisi tingkat nasional berawal dari dorongan kampus yang aktif memberikan informasi lomba serta membekali mahasiswa untuk kritis dan berani mencoba.

“Sejak kuliah di DKV, kami selalu dididik untuk aktif dan berani mencoba. Informasi lomba dan beasiswa selalu dibagikan. Itu yang membuat saya percaya diri ikut kompetisi, dan ternyata bisa menang,” ungkap Kelly saat beritajateng.tv temui di kampus.

Hobi Menggambar Sejak Kecil

Bakat Kelly dalam dunia seni ternyata sudah tumbuh sejak kecil. Ia menekuni hobi menggambar secara otodidak dengan cara meniru gambar dari internet, lalu berkembang hingga mampu menciptakan karya dari imajinasinya sendiri.

“Kalau untuk hobi gambar mungkin sudah sejak kecil banget. Awalnya otodidak, sering meniru gambar dari internet, lama-lama bisa menggambar dari imajinasi sendiri,” jelasnya.

BACA JUGA: Melihat AI Bekerja: Sekitar Pro-Kontra Sampul Buku dengan Gambar Ciptaan Akal Imitasi

Baginya, ilustrasi adalah bidang yang lebih ekspresif daripada desain produk atau desain grafis. Prosesnya lebih seru dan bisa memuat pesan tersurat maupun tersirat.

“Ilustrasi itu lebih bebas, bisa lebih banyak dimaknai, dan secara visual juga lebih menarik,” lanjut Kelly.

Sabet Juara dengan Angkat Tema Wayang Kulit dan Festival Inggris

Kelly memilih tema wayang kulit dengan tajuk “Bangga Berbudaya Asli Indonesia” pada 2023. Menurutnya, wayang kulit adalah seni tradisi Indonesia yang sudah orang kenal hingga mancanegara, sehingga relevan dengan citra Teh Botol Sosro sebagai produk yang juga di ekspor ke luar negeri.

“Dalam kompetisi Teh Botol Sosro, saya ingin orang luar negeri tahu bahwa Indonesia punya budaya yang membanggakan. Wayang kulit jadi simbol itu,” jelas Kelly.

Karyanya pun terpilih untuk diaplikasikan ke produk nasional. Ia bahkan sempat terkejut melihat hasil desainnya terpajang di rak minimarket.

Di tahun yang sama, Kelly juga sukses memenangkan kompetisi desain kemasan khusus untuk peringatan 70 tahun brand tersebut. Ia melakukan riset mendalam hingga akhirnya memilih konsep festival khas Inggris untuk menonjolkan nuansa perayaan.

Meski waktu persiapan hanya singkat usai UAS, Kelly tetap menuntaskan karya dengan penuh dedikasi.

“Untuk yang Marie Regal saya benar-benar begadang dua hari sampai deadline, tapi hasilnya memuaskan,” ungkapnya.

Berkarier Lewat Desain

Selain kompetisi, Kelly juga aktif berkarya di luar kampus. Ia pernah mendesain packaging kopi yang kini dipasarkan di Jogja dan Solo, mengerjakan mural, hingga proyek branding mobil box untuk sebuah perusahaan besar. Bahkan, ia kini tengah menggarap kalender tahun 2026 untuk sebuah rumah sakit.

“Kadang orang yang menghubungi saya langsung lewat DM atau WhatsApp, bukan saya yang mencari. Itu cukup mengejutkan tapi juga jadi motivasi,” ujarnya.

BACA JUGA: Studio Ilustrasi JRU Hub di Kota Semarang Dugaan Kuat Eksploitasi Ilustrator, Korban Alami Depresi

Dengan prestasi dan portofolio yang ia miliki, Kelly menerima banyak tawaran pekerjaan. Kini, lulusan DKV SCU itu telah bekerja sebagai Ilustrator di salah satu perusahaan retail kreatif di Malaysia. (*)

Editor: Farah Nazila

 

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp