Peristiwa

Banjir di Kawasan Sawah Besar Semarang Masih Tinggi, Warga Kesulitan Cari Bahan Makanan

×

Banjir di Kawasan Sawah Besar Semarang Masih Tinggi, Warga Kesulitan Cari Bahan Makanan

Sebarkan artikel ini
Banjir Sawah Besar | Wilayah Hujan
Warga Sawah Besar Semarang terdampak banjir yang cukup tinggi, Kamis, 14 Maret 2024. (Yovita/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Tinggi genangan banjir di kawasan Sawah Besar Semarang masih cukup tinggi, membuat warga mengalami kesulitan dalam mencari bahan makanan.

Pasca meluapnya Sungai Banjir Kanal Timur semalam akibat hujan deras selama tiga hari dengan intensitas curah hujan yang tinggi, kawasan Sawah Besar pun tergenang banjir.

BACA JUGA: Semarang Kebanjiran, Mbak Ita Kirim Pompa Portabel Hingga Dirikan Dapur Umum di Sejumlah Titik

Hingga kini, genangan air masih mencapai ketinggian 1 meter. Warga menyatakan bahwa genangan banjir ini sangat mengganggu aktivitas keseharian mereka.

Sebagian warga bahkan menggunakan kardus yang mereka jadikan perahu untuk membawa anak-anak mereka. Terlihat pula seorang warga mendorong sepeda motornya yang mogok di tengah banjir.

BACA JUGA: Intensitas Hujan Tinggi, 76 SD di Kota Semarang Terendam Banjir, Siswa Diliburkan

Banjir juga mengakibatkan warga kesulitan mencari bahan makanan untuk persiapan berbuka puasa, mengingat pasar yang berada di kawasan tersebut tutup karena terendam banjir.

“Ini lebih parah dari tahun kemarin. Banjir di rusun sudah seperut. Mau ke mana-mana gak bisa. Mau cari bahan makanan ke luar, [pasarnya] tutup, gak ada yang bisa dimakan,” ujar Lani, salah seorang warga.

BACA JUGA: Tinjau Titik Banjir di Wilayah Semarang Utara, Mbak Ita: Ada 2.000 Makanan yang Akan Kami Kirim

Bahkan, murid sekolah pun terpaksa tidak masuk sekolah karena akses jalan di rumah mereka terendam banjir sejak semalam.

“Rumah saya alhamdulillah tidak kemasukan air, tapi akses jalannya terendam air semua, jadi gak bisa sekolah. Sekolah sudah mengizinkan, karena sekolah tahu di area sini banjir,” tutur Dina, salah satu murid SMK.

BACA JUGA: Banjir Semarang Belum Surut , KAI Lakukan Pembatalan dan Rekayasa Pola Operasi Kereta Api

Hingga saat ini, petugas rumah pompa air masih terus berupaya melakukan penyedotan air, namun banjir belum kunjung surut. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi