SEMARANG, beritajateng.tv – Puluhan sepeda motor pemudik yang melintas di Jalan Raya Kaligawe, Kota Semarang, tepatnya di bawah flyover Jalan Tol mogok lantaran menerjang banjir. Hujan lebat yang terjadi menimbulkan banjir Kaligawe setinggi 30-50 centimeter.
Pengendara yang motornya mogok akibat banjir Kaligawe salah satunya Fredy (45), warga Kendal yang hendak mudik ke kampung halamannya di Kudus. Ia terpaksa harus mendorong sepeda motor matiknya sejauh 100 meter lantaran tidak mampu menerjang banjir.
BACA JUGA: Jalan Kaligawe Raya Lumpuh Akibat Banjir, RSI Sultan Agung Nonaktifkan Poliklinik
“Banjirnya dalam sekali sampai mesin. Apalagi jalan yang hendak menuju keluar Semarang macet panjang,” ucap Fredy, Sabtu, 6 April 2024.
Ia mengaku tak mengetahui daerah sekitar area jalan tol tersebut merupakan wilayah langganan banjir. Ia pun nekat menerjang banjir Kaligawe dan mendapati motornya mogok karena mesin kemasukan air.
BACA JUGA: Kaligawe-Genuk Tergenang Banjir, Walikota: Dua Rumah Pompa Air Tidak Bekerja Maksimal
“Mau putar arah tidak bisa karena macet panjang. Saya juga tidak tahu jalan alternatif lainnya,” katanya.
Hal senada dikatakan Bayu Permadi (22), mahasiswa perguruan tinggi di Semarang. Sepeda motor miliknya juga mogok di samping flyover Jalan Tol Kaligawe. Mahasiswa semester 5 ini rencananya hendak melakukan perjalanan pulang ke Jepara, namun banjir membuatnya terpaksa harus memperbaiki sendiri motornya di bawah jembatan.
BACA JUGA: Pembangunan Jembatan Nogososro Jadi Solusi Pengendalian Banjir di Kaligawe-Genuk
“Jalannya macet panjang dan ada genangan banjir, tidak mungkin bisa jalan cepat dan akibatnya ya mogok,” kata Bayu.
Sementara itu, banjir Kaligawe yang terjadi kali ini akibat hujan yang terjadi Jumat, 5 April 2024 malam dengan intensitas tinggi. Terlebih pada Sabtu 6 April 2024 terjadi air pasang yang cukup tinggi sehingga genangan banjir tidak bisa mengalir ke saluran pembuangan meskipun sudah ada penyedotan. (*)
Editor: Ricky Fitriyanto





