SEMARANG, beritajateng.tv – Konser musik menjadi salah satu kegiatan hiburan yang memiliki banyak penggemar di Indonesia. Namun, semakin populernya konser musik juga membuat munculnya berbagai kasus penipuan oleh calo tiket konser.
Beberapa kasus penipuan oleh calo tiket konser yang sering terjadi adalah menjual tiket palsu, menjual tiket dengan harga yang jauh di atas harga pasar, dan menggunakan cara-cara tertentu untuk mendapatkan tiket lebih awal.
Terdapat salah satu cara untuk mendapatkan tiket konser dengan lebih aman, yaitu melalui jasa titip (jastip) tiket. Lintang Titah Nastiti, salah satu penyedia layanan jastip Tix.Tickets menyebut, jastip tiket cenderung lebih aman daripada membeli tiket melalui calo.
“Jastip lebih terpercaya daripada calo karena jastip akan memberi detail invoice dan itu pakai data pembeli, kalau calo pake data diri orang lain yang kita nggak tau kebenarannya,” jelasnya kepada wartawan beritajateng.tv, Senin (1/5/2023).
Menurut Lintang, beberapa kasus penipuan calo yang sering terjadi adalah menjual tiket palsu atau menjual satu tiket yang sama ke beberapa orang. Hal tersebut jelas berbeda dengan sistem jastip yang ia tawarkan.
“Kalau jastip tiket, bisa cari sebelum hari H penjualan tiket. Jadi lebih aman karena belum ada tiketnya dan tidak bayar apa-apa sampai kita terima tiketnya,” lanjutnya.
Hati-hati Penipuan Tiket Konser, Percayakan pada Jastip Tiket
Jastip tiket umumnya mulai ditawarkan jauh sebelum hari pembelian tiket. Saat pembeli ingin menggunakan layanan jastip, pembeli harus mengisi beberapa data untuk pendaftaran. Lintang sendiri tidak mematok uang muka kepada pembeli yang menggunakan jastip layanan di mereka.
“Sistemnya pembeli isi data diri dulu, itu sekalian tanda mereka booking jastip kita. kemudian baru aku yang beliin di website, detail invoice pas kita udah dapet tiket juga masuk ke email pembeli. Jadi mereka dulu tetep yang bayar tiketnya,” jelasnya mengenai sistem kerja jastip tiket.





