SEMARANG, beritajateng.tv – Pendakwah Gus Iqdam baru-baru ini mendapat kecaman dari netizen usai menyebut Palestina dalam kondisi aman dan nyaman di tengah serangan Israel.
Hal ini diketahui dari beberapa video yang berseliweran di media sosial termasuk X dan Instagram yang menunjukkan Gus Iqdam menyebut bahwa keadaan di Palestina aman.
Pernyataan Gus Iqdam ini rupanya terungkap setelah ia memberikan ceramah di tengah Dusun Plosorejo, Nganjuk, Jawa Timur pada Rabu, 6 Maret 2024 silam.
Video yang menunjukkan sosok Gus Iqdam berceramah tersebut diunggah di kanal YouTube JPProductions.
Dalam video tersebut, Gus Iqdam tampak menyebut bahwa media kerap memberikan berita keliru soal keadaan Palestina.
“Isune neng media niku palestina iki piye ora aman ora piye piye piye, aman, wong kulo mulih yo utuh kok. Utuh ora keilang opo-opo. Nang mriko aman, nyaman (Yang di media itu isunya Palestina tidak aman. Padahal di sana aman, selamat, orang pulang dalam keadaan utuh. Utuh, tidak ada yang hilang. Aman dan nyaman di sana),” ucapnya.
Pendakwah muda tersebut menyebut bahwa ia baru saja pulang dari Palestina. Ia mengaku mengunjungi Baitul Maqdis dan menurutnya, situasi di Palestina justru jauh dari kata ‘tidak aman.’
Ia melanjutkan penjelasannya kenapa menyebut Palestina aman.
“Alhamdulillah ibadah juga bisa, saya mengunjungi imamnya Baitul Maqdis juga bisa bertemu. Alhamdulillah aman tidak ada apa-apa,” jelasnya.
Ramai kecaman netizen untuk Gus Iqdam yang sebut keadaan Palestina ‘Aman’
Kendati demikian, warganet yang menyaksikan pernyataan dari Gus Iqdam tersebut merasa tak adil. Hal ini karena menurut mereka, Gus Iqdam hanya cenderung mengunjungi wilayah yang aman.
Beberapa dari mereka pun menyayangkan Gus Iqdam yang hanya mengambil kesimpulan dari pengalamannya saja.
“Sedih banget liatnya. Masih masa perang tapi ada muslim Indonesia yang justru liburan ke sana. Itu biaya visanya masuk ke pundi-pundi Israel loh gus,” sentil @ulfahzlf.
BACA JUGA: Intip Profil dan Biodata Dai Muda Gus Iqdam Pendiri Majelis Ta’lim Sabilut Taubah Blitar
Adapun netizen yang mendesak pendiri Majelis Ta’lim Sabilu Taubah tersebut untuk memberikan klarifikasi terkait pernyataannya yang kontroversial ini.
“Gus coba ke Gaza biar tau keadaannya bagaimana, minimal klarifikasi Gus,” tambah @azizul_manaff1998. (*)





