SEMARANG, beritajateng.tv – Tepat pada Senin kemarin sekitar pukul 20.53 WIB, kecelakaan kereta api terjadi antara KAI CommuterLine dengan KAI Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek.
Kabar ini tentu menimbulkan kecemasan banyak pihak khususnya keselamatan para penumpang. Salah satu korban yang selamat menceritakan bagaimana kronologi lengkapnya terkait kecelakaan tersebut.
Bernama Munir, korban yang selamat dari kecelakaan KAI ini mengatakan bahwasanya saat kereta api CommuterLine berhenti di jalur 1, tiba-tiba kereta api Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek menabrak dari arah belakang.
Kronologi Kecelakaan Kereta Api Bekasi
BACA JUGA: Periksa 5 Saksi Kasus Dugaan Penipuan Umrah, Polrestabes Semarang Surati Kemenhaj
Berhentinya CommuniterLine di jalur 1 lantaran menabrak satu unit mobil taksi. Saat itu kereta tersebut melaju dari arah Jakarta menuju Cikarang.
Mirisnya lagi, tabrakan yang berlangsung dari arah belakang tersebut mengakibatkan gerbong masinis kereta Jarak Jauh sampai menembus gerbong paling belakang CommuniterLine.
Tentu saja insiden ini mengakibatkan banyak korban terjepit khususnya yang sedang berada di gerbong paling belakang. Bahkan ada salah satu korban yang sampai tidak sadarkan diri akibat terjepit lokomotif.
Video rekaman saat evakuasi korban kecelakaan KAI ini viral di berbagai sosial media. Manager Humas DAOP 1 Jakarta mengatakan bahwasanya tercatat ada dua korban yang meninggal dunia setelah di bawa ke rumah sakit.
Tidak hanya petugas keamanan stasiun, tetapi ada warga sekitar hingga polri serta TNI dan damkar yang ikut turun ke lapangan membantu evakuasi korban.
BACA JUGA: Duo Bos Sritex Menangis Saat Sidang Pledoi Kasus Dugaan Korupsi Kredit
Akibat dari kecelakaan tersebut tentu perjalanan KRL di Stasiun Jatinegara kini tertahan sementara. Bahkan salah satu penumpang ada yang mengaku bahwasanya sudah lebih dari 35 menit kereta yang ia tumpangi kini tidak kunjung jalan.
Dari insiden tersebut kita belajar banyak hal bahwasanya kecelakaan di perjalanan tidak akan bisa kita prediksikan kapan datangnya.
Duduk di gerbong paling belakang saat menumpangi kereta api juga tidak akan menjamin keselamatan 100%. Karena belum tentu tabrakan tersebut terjadi di gerbong paling depan sepertihalnya kecelakaan yang satu ini. (*)





