“Terdiri dari 14 rumah milik Direktorat Jenderal Perbendaharaan dan 5 milik PN Semarang,” rinci Okky.
Atas kejadian ini, Okky berharap pihak instansi terkait segera mengambil langkah perbaikan. Selain merusak estetika lingkungan, rumah-rumah terbengkalai itu juga memicu kekhawatiran warga soal keamanan dan kebersihan. (*)
Editor: Farah Nazila





