UNGARAN, beritajateng.tv – Sebuah pohon beringin tumbang di kompleks pemakaman umum Kridho Loyo, lingkungan Panjang Lor, Kelurahan Panjang, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Rabu 29 Januari 2025 sore.
Akibatnya, satu rumah warga mengalami kerusakan setelah tertimpa cabang dan ranting pohon yang tumbang. Termasuk sejumlah nisan makam yang berada di kompleks pemakaman ini.
Menurut warga setempat, Soeradji (63), tumbangnya pohon beringin setinggi hampir 30 meter dengan diameter pokok batang lebih dari 3 meter ini terjadi di wilayah RT 05/ RW 02, sekitar pukul 14.30 WIB.
BACA JUGA: Pohon Jati di Blora Tumbang Karena Hujan Angin, Arus Lalu Lintas Sempat Tersendat
Ia menduga, penyebab tumbangnya pohon beringin yang sudah berusia ratusan tahun ini karena beberapa bagian batang utamanya yang sudah rapuh.
Selain itu, pohon tersebut tumbang juga karena faktor angin kencang.
“Karena angin di lingkungan kami sebelumnya memang bertiup cukup kencang sejak siang hari,” ungkapnya.
Hal ini dibenarkan oleh warga lainnya, YM Yunanto (57). Menurutnya, angin besar turut menyebabkan pohon beringin ini tumbang dan menimpa bangunan rumah warga dan beberapa nisan makam.
Bahkan sebelum pohon beringin tumbang, hembusan angin kencang tersebut seperti berputar- putar seperti mirip beliung.
Petugas Damkar dan BPBD Kabupaten Semarang sudah melakukan pemotongan dan pembersihan cabang maupun ranting pohon yang tumbang, dengan dibantu warga.
BACA JUGA: Pohon Jati di Blora Tumbang Karena Hujan Angin, Arus Lalu Lintas Sempat Tersendat
Beruntungnya, peristiwa ini tidak sampai mengakibatkan korban jiwa.
“Hanya satu rumah yang pada tanggal 2 Februari 2025 nanti akan punya hajat dan sejumlah nisan makam,” jelasnya. (*)
Editor: Farah Nazila





