JatengPeristiwa

Doa Bersama dari Jurnalis Semarang untuk 8 Orang Hilang di Selat Sunda

×

Doa Bersama dari Jurnalis Semarang untuk 8 Orang Hilang di Selat Sunda

Sebarkan artikel ini
Doa bersama jurnalis di Kota Semarang untuk rekan yang hilang kontak di Selat Sunda
Aksi nyalakan lilin harapan oleh jurnalis Semarang untuk 5 jurnalis dan 3 awak kapal yang hilang di Selat Sunda, Rabu, 16 September 2026 malam. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Sejumlah jurnalis di Kota Semarang menggelar doa bersama dan menyalakan lilin harapan untuk peristiwa di Selat Sunda. Di mana lima orang jurnalis dan tiga awak kapal masih hilang kontak sejak menjalankan tugas peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda, sejak Senin, 7 September 2026.

Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta bersama jurnalis, pers mahasiswa, dan masyarakat melakukam aksi solidaritas di kawasan Pleburan, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, Rabu malam, 16 September 2026.

Jurnalis membawa poster dengan berbagai macam tulisan seperti, “Doa terbaik untuk para pejuang informasi yang sedang dalam pencarian”, “Sejauh apapun laut, doa pasti menemukan jalan”, “Semoga cahaya harapan menuntun jalan pulang.”

Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Semarang, Aris Mulyawan, mengatakan, doa bersama tersebut menjadi bentuk solidaritas. Khususnya dari jurnalis Semarang kepada rekan-rekan mereka yang hingga kini masih dalam pencarian di Selat Sunda.

“Ini doa bersama untuk kawan-kawan kita yang hilang kontak saat melakukan peliputan Anak Krakatau,” katanya.

Dia berharap kelima jurnalis dan tiga awak kapal tersebut segera ketemu dalam kondisi selamat. Aris juga meminta pemerintah, stakeholder, dan pihak terkait terus melakukan pencarian hingga seluruh korban bisa bertemu lagi dan pulang.

“Kami berharap dan berdoa semoga kawan-kawan kita segera ditemukan. Kami memohon kepada pemerintah, stakeholder maupun pihak terkait untuk terus mencari kawan kita sampai ketemu,” ucapnya.

Nyalakan Lilin Harapan

Sekretaris Pewarta Foto Indonesia (PFI) Kota Semarang, Aprillio Akbar, mengatakan, aksi tersebut diikuti jurnalis dari berbagai bidang, baik fotografer, reporter teks, maupun jurnalis video.

Selain doa bersama, para jurnalis juga menyalakan lilin sebagai simbol harapan agar seluruh jurnalis dan awak kapal yang hilang dapat kembali kepada keluarga.

“Kami menyalakan lilin harapan sebagai bentuk solidaritas kami untuk terus optimistis. Harapan teman-teman, agar kelima  jurnalis dan tiga awak kapal dapat ditemukan dalam kondisi selamat serta sehat, dan kembali ke keluarga masing-masing,” katanya.