“Kemudian, sinergitas pentahelik dalam upaya optimalisasi PAD ini perlu terwadahi dan terikat dalam Forum Smart Tax Community. Supaya lebih efektif dan efisien dalam memberikan kontribusi terhadap optimalisasi PAD. Terutama sektor pajak daerah menuju kemandirian fiskal daerah sehingga mengurangi ketergantungan pada pendapatan yang bersumber dari pusat, baik berupa pendapatan transfer maupun lain-lain pendapatan daerah yang sah,” bebernya.
Sedangkan terkait aspek optimalisasi digitalisasi PAD meliputi Pembangunan Billing Center yang bersinergitas dengan Bank Jateng, Integrasi Nomer Identifikasi Bidang (NIB) dan Nomor Objek Pajak (NOP) yang bersinergi dengan ATR/BPN, dan Pembangunan webgis dan e-Mutasi PBB-P2.
Sehingga, pada hari ini berlangsung launching Billing Center, Integrasi NOP dan NIB, e-mutasi PBB-P2, dan Forum Smart Tax Cammunity. Semoga dapat memudahkan untuk pembayaran pajak dan optimalisasi PAD Kendal.
“Mari kita berupaya untuk meningkatkan kemampuannya seoptimal mungkin. Dalam menggali sumber-sumber pendapatan yang potensial yang ada. Dalam upaya mewujudkan visi-misi pembangunan Kabupaten Kendal yang kita cintai,” pungkas Bupati. (*)
Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi





