SEMARANG, beritajateng.tv – Keharmonisan rumah tangga Inara Rusli dan Virgoun terancam berantakan karena adanya kasus perselingkuhan. Inara mengatakan bahwa suaminya telah berselingkuh beberapa kali.
Saat ini, publik juga sudah mengetahui identitas wanita yang menurut dugaan menjadi selingkuhan Virgoun. Menurut sebagian orang, wanita tersebut tidak lebih cantik daripada Inara Rusli.
Wanita yang sebelumnya mengenakan cadar itu merespons opini tersebut dengan tenang. Inara Rusli mengutip kata-kata yang pernah warganet ucapkan.
Belum lama ini, Inara Rusli berbincang dalam podcast dr. Richard Lee pada Jumat (19/5/2023), usai ia memutuskan untuk membuka cadar dan hendak kembali bekerja.
“Kan kata orang untuk jadi selingkuhan enggak perlu cantik. Perlunya enggak tahu diri aja. Kata netizen itu. Ha-ha. Netizen kita kan ajaib kata-katanya,” seloroh Inara Rusli.
BACA JUGA: Hendak Berpisah dengan Virgoun, Ini Alasan Inara Memilih Buka Cadar
Sebagai ibu tiga anak, Inara menjelaskan bahwa sebagai seorang istri, ia sebenarnya rela jika Virgoun ingin memiliki istri lebih dari satu atau berpoligami.
“Mungkin kalau dia secara fisik lebih dari aku, dari latar belakang baik-baik mungkin aku masih bisa. Ya sudahlah gitu kalau dia mau nikah lagi, mau poligami, walaupun caranya salah,” ujarnya.
Ia pun meneruskan dengan santai, “Bersedia (dipoligami) kalau dia memang peremuan baik-baik. Tapi kan masalahnya tidak ada perempuan baik-baik yang mau sama suami orang. Ha-ha-ha. Itu sih plot twistnya.”
Sebelumnya, Inara mengungkapkan keinginannya untuk tetap mempertahankan pernikahannya karena dia mengenal karakter suaminya yang cenderung tidak lama berpikir saat mengambil keputusan.
“Kan kita berumah tangga bukan baru kemarin sore. Aku tahu pola dia, habitnya dia, suka mikir pendek. Aku enggak berani bilang dia bodoh, cuma aku bilang bahwa dia tuh enggak bisa melihat jangka panjang,” ungkapnya.
Inara Rusli pun menambahkan, “Dia dalam mengambil keputusan dan kebijakan enggak bisa long term. Makanya aku mikir, ya terserah dia mau bilang apa.” (*)





