SEMARANG, beritajateng.tv – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI menemukan ratusan produk obat bahan alam atau jamu ilegal di Kota Semarang yang mengandung Bahan Kimia Obat (BKO) dan tidak memiliki izin edar.
Temuan tersebut merupakan hasil penelusuran berbasis teknologi dan inspeksi lapangan yang BPOM lakukan dalam rangka intensifikasi pengawasan obat tradisional dan suplemen kesehatan.
Kepala BPOM RI Taruna Ikrar mengatakan pihaknya menemukan 147 item obat bahan alam bermasalah di Kota Semarang. Hal itu Ikrar ungkap usai menghadiri acara Hasil Intensifikasi Nasional Pengawasan Bahan Alam dan Suplemen Kesehatan di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Selasa, 9 Juni 2026.
BACA JUGA: Rahasia Racikan Jamu Tradisional, Bikin Sapi Kurban Jumbo dan Sehat Jelang Iduladha
“Khusus untuk wilayah Kota Semarang, melalui penelusuran berbasis teknologi atau profiling dan inspeksi lapangan, kami menemukan 147 item obat bahan alam yang mengandung Bahan Kimia Obat dan Tanpa Izin Edar,” ujar Ikrar.
Menurut keterangannya, jumlah barang bukti yang berhasil diamankan mencapai 13.263 pcs dengan nilai keekonomian sebesar Rp385.509.500.
“Badan POM telah mengamankan produk-produk tersebut sebagai langkah awal mencegah potensi peredarannya,” kata Ikrar.
BPOM Temukan Lebih dari 10 Ribu Jamu Mengandung Bahan Kimia Obat di Jateng
Selain di Kota Semarang, BPOM juga menemukan ribuan produk obat bahan alam mengandung BKO di berbagai wilayah Jawa Tengah.
Ikrar menjelaskan, selama periode inspeksi rutin 2025 hingga 2026, BPOM telah memeriksa 119 sarana di Jawa Tengah. Dari hasil pemeriksaan tersebut, petugas menemukan 10.267 pcs produk obat bahan alam yang mengandung Bahan Kimia Obat.
“Untuk skala Provinsi Jawa Tengah, selama pelaksanaan inspeksi rutin periode 2025 hingga 2026, Badan POM telah memeriksa 119 sarana. Dari hasil pemeriksaan tersebut, kami menemukan 10.267 pcs produk obat bahan alam mengandung Bahan Kimia Obat dengan nilai keekonomian mencapai Rp0,5 miliar,” ungkapnya.
BACA JUGA: Brajamusti Minta Maaf ke Suporter Persijap, Pertemuan di Stadion Sultan Agung Yogyakarta Ditunda





