BLORA, beritajateng.tv – Perum Bulog terus menggenjot penyerapan beras dari petani di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, menjelang Hari Raya Idul Fitri. Langkah ini untuk memastikan ketersediaan stok beras tetap aman bagi masyarakat.
Wakil Pimpinan Bulog Wilayah Pati, Fadilah Arief, mengatakan saat ini stok beras yang tersimpan di gudang Bulog Blora mencapai sekitar 8.500 ton.
BACA JUGA: Sulap Plastik Bekas Jadi Rupiah, Petani Blora Isi Waktu Luang Bikin Kerajinan Tangan
“Stok beras di gudang Bulog Blora saat ini sekitar 8.500 ton. Ke depan akan terus kami tambah hingga mencapai target sekitar 22.200 ton sampai akhir tahun,” kata Fadilah, Sabtu, 14 Maret 2026.
Ia menjelaskan Bulog terus melakukan penyerapan beras langsung dari petani dengan harga Rp 6.500 per kilogram. Harga tersebut merupakan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang telah ditetapkan.
Menurutnya, beras yang diserap Bulog dipastikan memiliki kualitas yang layak untuk dikonsumsi masyarakat.
Selain itu, Bulog juga menyiapkan lima gudang untuk menampung hasil serapan beras dari petani. Masing-masing gudang memiliki kapasitas penyimpanan sekitar 4.500 ton.
BACA JUGA: Awal Musim Hujan, Petani Blora Pilih Tanam Cabai: Lebih Untung, Sekali Tanam Bisa Panen 10-15 Kali
Dengan penyerapan yang terus berlangsung, Bulog memastikan ketersediaan beras menjelang Lebaran tetap aman sekaligus membantu menjaga stabilitas harga di tingkat petani maupun konsumen. (*)
Editor: Farah Nazila





