SEMARANG, 4/9 (BeritaJateng.tv) – Sejak usia 5 tahun, Cherishta Joane Nungki sudah berlatih bermain catur. Semula hanya iseng ketika melihat papan catur di rumahnya.
Cherish kecilpun meminta ayahnya untuk mengajarinya. Dan kini, ia telah menjelma menjadi salah satu atlet catur andalan KONI Kota Semarang.
Meski belum memiliki rating, dara kelahiran 3 Juli 2006 ini baru saja memastikan lolos ke Porprov 2023.
Bersama dengan Zahra Chumaira dan Angel Ruth, ketiga baru saja merebut gelar juara beregu cepat putri Pra Porprov 2022.
Alhasil, trio pecatur putri inipun langsung lolos ke Porprov 2023.
Wajar memang karena bersama Santi, Zahra dan Ruth adalah trio atlet peraih medali perunggu PON XX Papua dari Kota Semarang.
Namun Zahra, Ruth dan Cherishta adalah trio baru yang juga baru diujicoba untuk dimainkan dalam Pra Porprov ini.
Dan Cherish menjawabnya dengan baik, tanpa minder dan penuh percaya diri mengimbangi senior-seniornya.
Masih duduk di bangku kelas 2 SMA 3 Semarang, Cherish ternyata juga sudah meraih banyak prestasi bergengsi.
Di Kejurprov Jateng 2021, ia berhasil meraih 2 medali emas di nomor catur cepat dan kilat.
Begitupun di Kejurprov 2022, ia juga merengkuh 2 medali emas di nomor catur cepat dan klasik serta 1 perunggu di nomor catur kilat.
Bercita-cita menjadi seorang Grand Master (GM), dengan usia masih 16 tahun, tentu bukan sesuatu yang muluk bagi Cherish.
Tidak ada yang tidak mungkin, terlebih dengan dukungan kedua orang tuanya yang selalu memberi support saat ia bertanding.
Terbaru, Cherish baru saja meraih Juara 2 Kejurnas Catur 2022 di Bangka Belitung.
Karenanya di Oktober mendatang, ia secara otomatis akan maju dalam Asian Chess Championship di Bali.
“Menjadi Grand Master (GM) adalah cita-cita semua pecatur dan suatu hari, saya akan meraihnya sekaligus membawa kebanggaan untuk keluarga dan Kota Semarang tercinta,” imbuh alumni SMP Terang Bangsa ini optimis. (Ak/El)





