SEMARANG, beritajateng.tv – Ibadah haji merupakan rukun Islam yang kelima dan wajib hukumnya bagi mereka yang mampu melaksanakan ibadah tersebut.
Banyak sekali yang berlomba-lomba ingin melaksanakannya. Bahkan meski terbilang tidak mampu, dari mereka bahkan rela menabung demi bisa berangkat ke Tanah Suci.
Meski begitu, Allah SWT ternyata juga memberikan pahala pada seseorang setara dengan ibadah orang berhaji. Berikut ini akan kami ulas melalui teks khutbah Jumat yang bisa jadi pedoman untuk disampaikan kepada banyak masyarakat.
Teks Khutbah Jumat Hari Ini
Hadirin jamaah Jumat yang dimuliakan Allah, salah satu kewajiban utama dalam Islam adalah menunaikan ibadah haji bagi setiap Muslim yang telah memiliki kemampuan, baik secara fisik maupun finansial, termasuk kecukupan biaya sejak keberangkatan hingga kembali ke tanah air.
Oleh sebab itu, syariat menetapkan bahwa kewajiban haji hanya berlaku satu kali dalam seumur hidup bagi setiap Muslim yang memenuhi syarat dan mampu melaksanakannya.
Dan (di antara) kewajiban manusia terhadap Allah adalah melaksanakan ibadah haji ke Baitullah, yaitu bagi orang-orang yang mampu mengadakan perjalanan ke sana.
Barangsiapa mengingkari (kewajiban) haji, maka ketahuilah bahwa Allah Mahakaya (tidak memerlukan sesuatu) dari seluruh alam (QS Ali ‘Imran [3]: 97).
Ibadah haji yang wajib hukumnya sebagaimana penjelasan dalam ayat tersebut memiliki keutamaan dan ganjaran yang sangat besar.
BACA JUGA: Contoh Khutbah Jumat untuk Anak Gen Z: Langkah yang Tepat Memandang Dunia
Selain menjadi salah satu bentuk penyempurnaan keimanan bagi mereka yang mampu melaksanakannya. Haji juga menjadi amalan yang Allah SWT janjikan balasan surga sebagai bentuk kemuliaan dan rahmat dari Allah bagi para pelakunya.
Namun bagi umat Islam yang belum memiliki kemampuan untuk menunaikan ibadah haji karena keterbatasan biaya tetap memiliki kesempatan untuk memperoleh pahala yang nilainya setara dengan haji.
Salah satu amalan yang dapat kita lakukan adalah melaksanakan shalat Jumat. Dengan demikian, bagi mereka yang belum mampu berangkat ke Tanah Suci, kehadiran dan kesungguhan dalam menunaikan shalat Jumat dapat menjadi sarana untuk meraih keutamaan pahala yang menyerupai pahala ibadah haji.
Shalat Jumat adalah haji bagi orang-orang fakir. Dalam riwayat yang lain juga tertera bahwa shalat Jumat adalah haji bagi orang miskin (HR Ibnu Abbas). (*)





