“Baru kali ini gagal panen. Biasanya kita panen satu bulan 2 ton -3 ton. Terpaksa harus memberhentikan pelanggan kita,” papar Sandi yang sudah menjadi petani selada sejak tahun 2019 itu.
BACA JUGA: [Video] Budidaya Selada Hidroponik
Di sisi lain, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo beberapa waktu yang lalu menyebut cuaca ekstrim karena El Nino memang dapat menimbulkan potensi gagal panen di Indonesia.
Ia memprediksi, sebanyak 560.000 hektare (ha) areal pertanian terancam mengalami kekeringan ekstrem akibat El Nino.(*)
Editor: Farah Nazila





