Politik

Debat Terakhir Pilgub Jawa Tengah 2024, Kedua Paslon Mantap Sampaikan Visi Misi

×

Debat Terakhir Pilgub Jawa Tengah 2024, Kedua Paslon Mantap Sampaikan Visi Misi

Sebarkan artikel ini
Suasana debat terakhir Pilgub Jawa Tengah 2024
Suasana debat terakhir Pilgub Jawa Tengah 2024 di Muladi Dome, Kota Semarang, Rabu, 20 November 2024 malam. (Fadia Haris Nur Salsabila/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Kedua pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah membawa catatan saat debat terakhir Pilgub Jawa Tengah 2024 di Muladi Dome, Kota Semarang, Rabu, 20 November 2024 malam.

Hal itu terpantau saat debat masuk dalam segmen pertama. Dalam segmen ini masing-masing cagub memaparkan visi misi yang berkaitan dengan tema debat pamungkas ini.

Cagub nomor urut 01, Andika Perkasa berkesempatan memaparkan visi misi terlebih dahulu. Ia beberapa kali melihat ke arah podium saat merujuk pada data-data tertentu.

Cawagub nomor urut 01, Hendrar Prihadi (Hendi) juga terlihat membaca kertas yang ada di podium.

“Apa yang menjadi target kami ke depan, lima tahun ke depan adalah kami menargetkan semua yang menjadi angka partisipasi sekolah itu sekitar 75,” ujar Andika membuka segmen pertama debat Pilgub Jateng.

BACA JUGA: Debat Publik Pilbup Semarang 2024, Isu Stunting Jadi Sorotan Ngesti-Nur dan Nurul-Yarmuji

Sementara itu, cagub nomor urut 02, Ahmad Luthfi juga terlihat membawa contekan. Sebelum debat mulai, ia membawa selebaran dari kursi dan meletakkannya di atas podium. Selebaran yang ia bawa berupa cetakan print.

Seperti halnya Andika, saat memaparkan visi misi, Luthfi juga sesekali membaca isi selebaran. Adapun wakilnya, Taj Yasin juga terlihat beberapa kali sibuk mencatat pertanyaan atau jawaban lawan.

“Jawa Tengah adalah provinsi dengan warga yang memiliki kepedulian tinggi. Kami diajarkan untuk tidak makan kalau sebelah kita belum makan,” ujar Luthfi.

KPU Jawa Tengah perbolehkan bawa contekan

Sebagai informasi, KPU Provinsi Jawa Tengah memang memperbolehkan kedua paslon untuk membawa dan melihat contekan saat debat publik Pilgub Jateng.

Menurut Komisioner KPU Jawa Tengah, Akmaliyah, debat merupakan salah satu bentuk kampanye. Sehingga, debat berguna sebagai pendalaman visi misi untuk meyakinkan para calon pemilih.

“Boleh (bawa contekan), karena debat itu kan sebenarnya pendalaman visi misi. Visi misinya punya mereka sendiri yang sudah disesuaikan dengan RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah),” kata Akmal, Minggu, 28 Oktober 2024 silam.

BACA JUGA: Atasi Isu Ketenagakerjaan, Luthfi Bakal Koordinasi dengan Polda Jateng

Sebelumnya, paslon Luthfi-Yasin sempat ramai di media sosial karena disebut terlalu sibuk membuka lembaran kertas berisi materi debat. Hal itu terjadi pada debat pertama Pilgub Jateng lalu. (*)

Editor: Farah Nazila

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp