Gaya Hidup

Demo Masak di Food Festival Semarang, Chef Deddy Ajak Pengunjung Masak Kue Kering

×

Demo Masak di Food Festival Semarang, Chef Deddy Ajak Pengunjung Masak Kue Kering

Sebarkan artikel ini
Chef Deddy
Chef Deddy dan sejumlah pengunjung saat demo masak di Food Festival 2023 di auditorium Imam Barjo, Pleburan Semarang, Jumat 26 Mei 2023. (Fadia Haris Nur Salsabila/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Kue kering merupakan salah satu camilan favorit. Menangkap peluang itu, produsen tepung Sriboga Flour Mill bersama Sekolah Vokasi Undip berbagi resep kue melalui Baking Demo pada acara Food Festival 2023 di auditorium Imam Barjo, Pleburan Semarang, Jumat 26 Mei 2023.

Dalam baking demo tersebut, Chef Deddy Rustandi berkesempatan memandu acara. Ia pun mengajak pengunjung untuk ikut serta memasak kue.

“Saya ingin mengajarkan ke masyarakat, kalau membuat kue itu bukan sesuatu yg sulit,” kata Chef Deddy.

BACA JUGA: Kembangkan Wirausaha, Sekolah Vokasi Undip Gelar Food Festival 2023

Chef Deddy memberikan panduan kepada para pengunjung yang berkesempatan membuat kue bersama Chef Deddy di panggung utama.

Yang unik, dalam sesi ini Chef Deddy mengajak pengunjung untuk membuat kue kering dengan diameter 10 centimeter dan berat mencapai 50 gram.

“Makan satu kue aja ini bisa kenyang, karena ukurannya lebih besar daripada kue kering biasanya,” lanjut Chef Deddy.

BACA JUGA: Chef Juna jadi Juri Masak di Kudus, Disuguhi Mie Ayam hingga Rendang Serba Sukun

Haikal, pengunjung yang berkesempatan memasak dengan Chef Deddy mengaku tertarik ikut membuat kue. Ia mengaku sering mengonsumi kue kering seperti nastar dan kastangel.

“Sering makan juga, apalagi kemarin lebaran itu kan ketemu banyak kue kering,” ungkapnya.

Demo Masak Sekaligus Edukasi Pengunjung

Acara demo masak kali ini mentitikberatkan pada penggunaan tepung terigu dalam memasak kue kering. Chef Deddy pun selama sesi demo masak berkesempatan memberikan berbagai pengetahuan terkait penggunaan bahan baku.

Salah satu yang menarik adalah penggunaan mentega putih atau shortening. Menurut Chef Deddy, memasak menggunakan mentega putih memiliki tingkat kesulitan yang tinggi.

BACA JUGA: Jaga Kualitas Menu, Corporate Chef Kunjungi Horison Ultima Semarang

“Intinya kita tidak harus selalu pakem menggunakan resep. Contohnya tadi menambahkan air padahal umumnya tidak menggunakan air. Tapi kalau tidak ditambahkan air kuenya patah karena menggunakan mentega putih, itu sebuah pelajaran,” jelasnya.

Chef Deddy berharap demo memasaknya mampu memberikan tambahan kreativitas bagi pelaku usaha kue kering.

“Membuat kue bukan sesuatu yang sulit tapi akan punya nilai tambah jika ada kreativitas tinggi,” tutup Chef Deddy. (*)

Editor: Ricky Fitriyanto

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp