5. Hasil Autopsi Ungkap Penggumpalan Darah di Kepala
Jenazah Angga diautopsi di RSUD Dr. R. Soedjati Soemodiardjo Purwodadi. Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya penggumpalan darah di otak akibat benturan keras.
“Ada penggumpalan darah di kepala,” ujar Suwarlan di rumah duka Desa Ledokdawan, Kecamatan Geyer.
6. Pemakaman Jenazah di Desa Ledokdawan
Setelah autopsi selesai, jenazah Angga dibawa ke rumah duka. Pemakaman berlangsung pada Minggu, 12 Oktober 2025 pagi di pemakaman umum Desa Ledokdawan.
Keluarga lantas menunggu orang tua korban yang datang dari Cianjur, Jawa Barat.
7. Polisi Periksa Para Saksi dan Dalami Kasus
Kasat Reskrim Polres Grobogan, AKP Rizky Ari Budianto, menyebut penyidik masih memeriksa sejumlah saksi, termasuk teman sekelas dan guru.
“Proses penyelidikan masih berjalan. Banyak saksi yang kami periksa,” katanya. Polisi pun mendalami dugaan penganiayaan dan kelalaian pengawasan sekolah.
Keluarga berharap pelaku mendapat hukuman setimpal. Tragedi ini menjadi pengingat bahwa sekolah harus menjadi tempat aman bagi anak, bukan ruang kekerasan. (*)





