“Permodalan kita memberikan bantuan modal kredit wibawa yang bunganya 3 persen. Pemasaran kita melalui kemitraan usaha bermitra dengan beberapa retail modern seperti Indomaret, Alfamart dll. Hingga marketplace misalnya yang belum tahu cara menggunakan platform A kita ajarakan dan arahkan,” beber Aji.
Pihaknya mendorong setiap mitra untuk bergantian dalam mengkurasi produk dari UMKM. Sehingga UMKM yang bisa mengisi tidak hanya satu atau dua UMKM saja.
“Setiap kurasi memang tidak semua lolos karena mitra punya klasifikasi sendiri dan cukup ketat. Kita mendorong dengan cara mempertemukan antara umkm dengan mitra usaha tersebut,” pungkasnya. (*)
Editor: Elly Amaliyah





