Untuk memperluas jangkauan layanan, Dinas Kesehatan Demak juga melibatkan kader kesehatan yang tersebar di 243 desa. Para kader berperan melakukan edukasi, pendataan, serta mengajak masyarakat mengikuti program CKG.
Sosialisasi program 𝖽ilakukan melalui berbagai media, baik secara langsung maupun 𝖽igital, seperti penyuluhan, pemasangan spanduk, media sosial, hingga pengumuman di tingkat desa.
BACA JUGA:Ā Minta Perusahaan Cek Kesehatan Gratis Tiap Tahun, Menkes: Karyawan Sehat, Keuangannya Juga Sehat
Dinas Kesehatan Demak juga terus memperkuat kesiapan fasilitas kesehatan, terutama puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan, mulai dari tenaga kesehatan, peralatan medis, hingga sistem pencatatan dan pelaporan.
Ali mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat terhadap program tersebut. Hingga 9 Juni 2026, tercatat sebanyak 335.904 warga Kabupaten Demak telah mengikuti layanan CKG.
Jumlah tersebut setara dengan 26,30 persen dari total penduduk Kabupaten Demak yang mencapai 1.277.257 jiwa dan tersebar di 14 kecamatan, yakni Demak, Bonang, Dempet, Gajah, Guntur, Karanganyar, Karangawen, Karangtengah, Kebonagung, Mijen, Mranggen, Sayung, Wedung, dan Wonosalam. (ant)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





