Ekbis

DJP dan Pemprov Jateng Terapkan Inklusi Kesadaran Pajak Pelajar SMA

×

DJP dan Pemprov Jateng Terapkan Inklusi Kesadaran Pajak Pelajar SMA

Sebarkan artikel ini
DJP dan Pemprov Jateng Terapkan Inklusi Kesadaran Pajak Pelajar SMA
Foto Bersama DJP dan Pemprov Jateng Dalam Diseminasi Inklusi Sadar Pajak Pelajar SMA dan Sederajat. (Ellya/beritajateng.tv)

“Sehingga jangan sampai generasi penerus kita tidak paham akan pajak dan perannya. Maka kami membuat suatu program yang diharapkan dapat memahamkan arti penting pajak, terutama bagi generasi penerus,” pungkasnya.

Senada dengan Dwi, Kepala Kanwil DJP Jawa Tengah II Slamet Sutantyo menyampaikan bahwa, salah satu cara meningkatkan kesadaran pajak adalah dengan menyampaikannya lebih awal.

“Kalau para siswa sejak dini sudah diajarkan tentang bagaimana pajak dan manfaatnya. Saya rasa kesadaran akan tumbuh dengan sendirinya. Sehingga nantinya para siswa tersebut akan menjadi wajib pajak yang patuh di masa yang akan datang,” tandas Slamet.

Diseminasi Kesadaran Pajak dan Sosialisasi ZI-WBBM

Sementara itu, dalam kegiatan seremonial ini juga dilakukan diseminasi awal mengenai program Inklusi Kesadaran Pajak. Dan sosialisasi pembangunan program Zona Integritas Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (ZI-WBBM) Kanwil DJP Jawa Tengah I.

Untuk diseminasi, para narasumber bergantian mengisi materi. Dari DJP, duo Penyuluh Ahli Madya dari kedua Kanwil DJP ini yaitu Timon Pieter dan R. Ganung Harnawa mengisi materi awal tentang sadar pajak.

Timon menyampaikan esensi awal adanya program Inklusi Kesadaran Pajak, mulai dari latar belakang hingga kisah sukses penerapan program ini di tingkat perguruan tinggi. Sedangkan Ganung menjelaskan detail program mulai dari tahap pertama hingga tahap evaluasi.

Dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, materi diisi langsung oleh Uswatun Chasanah selaku Kepala Dinas.

Dalam paparannya, ia menyampaikan tentang kurikulum merdeka dan kaitannya dengan Inklusi Kesadaran Pajak.

“Program ini bisa menjadi salah satu bagian dari kurikulum merdeka dan tentu sangat banyak sekali manfaat yang dapat didapatkan sekolah. Tidak hanya siswa saja melainkan juga kepada para guru,” ungkapnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa program ini merupakan bukti nyata peran serta dunia pendidikan berkontribusi pada negara.

Pada kegiatan ini pula disampaikan sosialisasi pembangunan ZI-WBBM pada Kanwil DJP Jawa Tengah I oleh Kepala Kanwil DJP Jawa Tengah I Max Darmawan.