SEMARANG, beritajateng.tv – Pemerintah Kota Semarang tengah mengkaji rencana dua sekolah swasta yang mengajukan akuisisi menjadi sekolah negeri. Kedua sekolah tersebut yakni TK Panti Puruhita dan SMP PGRI 2 Kota Semarang.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Bambang Pramusinto, menjelaskan bahwa kajian tersebut berlangsung bekerja sama dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).
“Proses ini bertujuan untuk mempermudah akses pendidikan gratis dengan anggaran lebih efisien,” ucap Bambang, Sabtu, 4 Januari 2025.
Menurut Bambang, rencana ini juga sesuai dengan kebijakan Wali Kota Semarang yang mendorong akuisisi sekolah swasta sebagai solusi alternatif ketimbang membangun sekolah baru.
“Mengakuisisi sekolah swasta jauh lebih hemat daripada membangun sekolah baru. Biaya pembangunan fisik dan perabotan sekolah baru membutuhkan anggaran besar,” jelasnya.
Proses akuisisi tersebut berbasis pengajuan dari pihak sekolah swasta.
“Jika ada usulan dari pengelola, kami akan melakukan verifikasi mendalam berdasarkan berbagai kriteria sesuai ketentuan,” tambah Bambang.
Dua sekolah yang sudah mengusulkan akuisisi saat ini sedang dalam proses evaluasi.
“Untuk tahun ini, baru ada dua pengajuan. Seluruh aspek sedang kami kaji sebelum buat keputusan,” ungkapnya.
BACA JUGA: Meski Bebas Biaya Pendidikan, Pendaftaran Sekolah Swasta Gratis di Kota Semarang Masih Sepi, Kenapa?
Selain efisiensi anggaran, akuisisi sekolah swasta juga mempertimbangkan kebutuhan masyarakat di wilayah sekitar sekolah tersebut.
“Jika wilayah itu sudah memiliki cukup sekolah negeri, usulan akuisisi bisa saja ditolak. Kami akan lebih fokus pada lokasi yang benar-benar membutuhkan tambahan sekolah negeri,” imbuh Bambang.
Dengan langkah ini, Dinas Pendidikan berharap dapat menciptakan sistem pendidikan yang lebih merata dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat di Kota Semarang. (*)





