SEMARANG, beritajateng.tv – PSIS Semarang harus menghadapi dua pertandingan tanpa penyerang andal mereka, Fernandinho, setelah pemain asal Brasil ini menerima sanksi PSSI lantaran insiden kartu merah pada laga melawan Persib Bandung.
Absennya Fernandinho menciptakan krisis di lini depan Mahesa Jenar, karena ia merupakan satu-satunya pemain asing yang menempati posisi striker.
Sebelum Fernandinho, PSIS sempat memproyeksikan Evandro Brandao sebagai penyerang utama dalam skuat asuhan Gilbert Agius.
BACA JUGA: Tiga Laga Lalu Tak Pernah Menang, PSIS Semarang Bakal Hadapi Arema dengan Sederet Kendala
Namun, saat ini tanggung jawab besar ada di bahu para pemain lokal setelah Fernandinho dilarang tampil dalam dua laga akibat pelanggaran keras terhadap pemain lawan pada pertandingan 15 September lalu di Stadion Si Jalak Harupat.
Dalam surat sanksi yang dikeluarkan Komite Disiplin (Komdis) PSSI, Fernandinho dinyatakan melanggar Kode Disiplin PSSI 2023.
Pelanggaran tersebut serius karena Fernandinho menggunakan tubuhnya secara berlebihan saat berduel dengan pemain Persib Bandung, yang kemudian membuat wasit memberikan kartu merah langsung.
BACA JUGA: Raih Satu Poin Usai Tahan Imbang PSM Makassar, PSIS Semarang Bertengger di Posisi Ke-11 Klasemen
“Fernandinho mendapat hukuman tambahan berupa larangan bermain dua pertandingan terdekat,” bunyi keputusan Komdis PSSI.
Hukuman ini membuat PSIS harus mencari alternatif untuk menggantikan Fernandinho dalam dua laga ke depan.
Selain larangan bermain, Fernandinho juga beroleh denda sebesar Rp10 juta. PSSI menegaskan bahwa jika pelanggaran serupa terulang, hukuman yang lebih berat akan jatuh kepada pemain tersebut.
BACA JUGA: Pulang dari Timnas, Adi Satryo Turut PSIS Semarang Lawan PSM Makassar, Siap Amankan Gawang?
Keputusan sanksi ini juga tidak ada banding, sehingga Fernandinho tentu bakal absen pada dua pertandingan terdekat PSIS Semarang di BRI Liga 1.
Kondisi ini menjadi tantangan besar bagi PSIS dalam mempertahankan performa terbaik mereka di kompetisi musim ini. (*)





