SEMARANG, beritajateng.tv – Menjelang pesta demokrasi yang tinggal beberapa bulan lagi, berbagai persiapan telah terlaksana oleh partai politik (parpol) peserta Pemilu. Di tengah elektabilitas yang kini tengah melejit, Partai Gerindra pun telah mempersiapkan pendaftaran kader-kadernya untuk maju berebut kursi Dewan.
Berdasarkan survei yang terlaksana oleh Lembaga Survei Nasional (LSN), elektabilitas Partai Gerindra berada di peringkat kedua tertinggi yakni 15,8 % setelah Partai Demokrasi Indonesia Perjuaangan (PDIP) yang berhasil memperoleh sebanyak 17,6%.
Menyikapi hal tersebut, Sekretaris DPD Gerindra Jawa Tengah (Jateng) Sriyanto Saputro memberikan tanggapannya. Ketika menyinggung terkait melejitnya elektabilitas partai, ia mengaku optimis meskipun masih berada di posisi kedua.
“Oiya saya sangat optimis ya, 2019 kemarin pertarungan paling seru karena ada Pilpres. Itu pun kita oposisi, yang kita lawan Presiden beneran bukan Calon Presiden,” ungkapnya kepada awak beritajateng.tv, Jumat (5/5/2023).
Meskipun sebagai opsisi pada saat itu, Partai Gerindra tetap mampu berada pada posisi nasional kedua terbesar di tingkat nasional.
“Sehingga kami optimis akan ada peningkatan signifikan, bahkan dari survei-survei Gerindra terus naik. Jadi inilah kami merasa optimis,” terangnya.
Tak hanya pihaknya, seluruh calon legislatif (caleg) dari Gerindra Jateng pun merasa optimis. Ia menambahkan, dengan kehadiran sosok Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai Calon Presiden maka akan memberikan dampak yang luar biasa.
Partai Gerindra Siapkan Wadah Bagi Pemuda Sebagai Regenerasi
Ia mengaku, pencapaian partai berlambang Burung Garuda tersebut bukan tanpa alasan. Sejatinya, Gerindra telah membentuk Tunas Indonesia Raya (Tidar) yang bertujuan untuk menyalurkan aspirasi anak-anak muda untuk kemudian berkontribusi dalam pembangunan Bangsa.
Tak hanya itu, organisasi lainnya seperti Gerindra Masa Depan (GMD) juga sebagai kiat partai lainnya untuk selalu melakukan pembaharuan dan regenerasi.
“Pejuang itu tidak ada matinya, pejuang sampai titik darah penghabisan, sama seperti apa yang selalu disampaikan oleh Pak Prabowo,” tegas Sriyanto.
Meskipun optimis, Sriyanto juga membenarkan jika ada beberapa daerah pilihan (dapil) khususnya di Jateng yang paling ketat.
“Yang pasti paling ketat itu Solo Raya. Dapil 6, Dapil 7, karena merahnya (PDIP) kan kuat di sana. Kemarin kita terisi semua kan ya, bagi Gerindra tidak ada masalah,” ungkap sosok yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi C DPRD Provinsi Jateng tersebut.
Pihaknya menuturkan bahwa Partai Gerindra, khususnya wilayah Jateng, telah menyiapkan calon-calon petarung. (*)
Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi





