SEMARANG, beritajateng.tv – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menunjukkan aktivitas penindakan sepanjang awal tahun 2026. Kuartal pertama bahkan belum berakhir, tetapi empat kepala daerah sudah tertangkap melalui operasi tangkap tangan (OTT) KPK.
Tiga kepala daerah dari Jawa dan satu dari Sumatera berhasil KPK tangkap. Situasi tersebut memicu perhatian publik terhadap maraknya korupsi pada tingkat pemerintahan daerah.
Pengamat politik Hersubeno Arief menyoroti fenomena tersebut melalui kanal YouTube miliknya, Hersubeno Point. Dalam tayangan Rabu, 11 Maret 2026, ia menilai jumlah penangkapan tersebut cukup mencolok.
“Tahun 2026 baru memasuki kuartal pertama, tetapi KPK sudah menangkap empat kepala daerah,” tuturnya.
BACA JUGA: Ahmad Luthfi Bantah Bersama Fadia Saat OTT KPK: Hanya Bertemu Malam Sebelumnya, Bahas MBG
Ia juga menyebut tren tersebut berpotensi terus berlanjut sepanjang tahun berjalan. “Kalau konsisten seperti ini, 2026 bisa menjadi rekor baru penangkapan kepala daerah oleh KPK,” ujarnya.
Hersubeno mengutip pernyataan mantan penyidik KPK, Yudi Purnomo Harahap, mengenai potensi penangkapan pejabat lain. “Kepala daerah lain sebenarnya hanya menunggu waktu saja untuk tertangkap,” ucapnya.
Menurut Hersubeno, tekanan biaya politik menjadi salah satu faktor utama munculnya praktik korupsi. Ia menjelaskan bahwa kepala daerah sering menghadapi tuntutan pengembalian modal politik setelah pilkada.
“Kebutuhan uang sangat besar karena mereka ingin mengembalikan biaya kampanye serta menutup utang politik,” ungkapnya.
Para Kepala Daerah yang Terkena OTT KPK
KPK sepanjang awal 2026 telah menangkap sejumlah kepala daerah melalui OTT. Kasus pertama melibatkan Bupati Pati, Sudewo. Penyidik menjeratnya atas dugaan pemerasan serta jual beli jabatan perangkat desa.
Penangkapan lain menimpa Wali Kota Madiun, Maidi. Ia diduga menerima gratifikasi serta memeras pengembang terkait proyek pembangunan dan perizinan usaha.
Kasus berikutnya menyeret Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq. KPK menelusuri dugaan korupsi pengadaan jasa outsourcing yang menguntungkan perusahaan keluarga.




