Indepth

Fenomena Kos Bebas di Semarang, Sulit Dicari Tetapi Banyak Peminat: Boleh Bawa Lawan Jenis, Tapi Ada Syaratnya

×

Fenomena Kos Bebas di Semarang, Sulit Dicari Tetapi Banyak Peminat: Boleh Bawa Lawan Jenis, Tapi Ada Syaratnya

Sebarkan artikel ini
Kos Bebas | Video Asusila | ilustrasi kamar mandi tempat selebgram semarang bunuh bayi
Ilustrasi logo laki-laki dan perempuan. (Foto: Pexels/Pixabay)

Sementara itu, kami pun mewawancari salah satu penyewa kos bebas di Kota Semarang. Faris (nama samaran) mengaku sejak kuliah di salah satu kampus di Kota Semarang, ia tak pernah mencari hunian lain selain kos bebas.

Saat ini, Faris (28) menempati kos bebas di daerah Gayamsari dengan biaya Rp850 ribu per bulannya. Adapun fasilitas yang ia dapatkan adalah kasur, lemari, hingga AC.

Alasannya menempati kos tersebut tak lain ialah mencari kebebasan itu sendiri, salah satunya membawa lawan jenis masuk ke dalam kamar.

Faris mengaku, pemilik kos tak tinggal di indekos yang ia tempati. Hal itu pula yang membuat geraknya cukup bebas di indekos tersebut.

BACA JUGA: Viral Marriage is Scary, Ini Arti Konsep Open Marriage yang Lagi Tren di TikTok

“Bebas, tapi harus sopan. Intinya gak membuat ribut, gak membuat masalahlah,” ungkapnya kepada beritajateng.tv.

Meskipun bebas, Faris menyebut tak pernah ada penggrebekan di indekos yang ia tempati. Menariknya, Faris pun menyoroti aksi penggrebekan yang kerap terjadi di kos bebas.

“Menurutku penggrebekan itu sudah menyentuh ranah privasi. Kenapa harus grebek kalau kita tidak membuat onar?” sambung Faris.

Faris mengaku nyaman dengan kos-kosan bebas yang ia tempati saat ini. Alasannya, meskipun bebas, tetangga kosnya tak mencampuri urusan pribadinya. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp