Indepth

Fenomena Kos Bebas di Semarang, Sulit Dicari Tetapi Banyak Peminat: Boleh Bawa Lawan Jenis, Tapi Ada Syaratnya

×

Fenomena Kos Bebas di Semarang, Sulit Dicari Tetapi Banyak Peminat: Boleh Bawa Lawan Jenis, Tapi Ada Syaratnya

Sebarkan artikel ini
Kos Bebas | Video Asusila | ilustrasi kamar mandi tempat selebgram semarang bunuh bayi
Ilustrasi logo laki-laki dan perempuan. (Foto: Pexels/Pixabay)

SEMARANG, beritajateng.tv – “Kos bebas” sulit dicari, namun begitu banyak diminati. Berbeda dengan indekos pada umumnya, kos-kosan bebas dikenal tak memiliki aturan ketat, utamanya soal membawa lawan jenis.

Cukup sulit mencari kos-kosan bebas di Pulau Jawa. Berbeda dengan daerah yang penduduknya mayoritas non-muslim seperti Bali, mencari kos-kosan bebas di Pulau Jawa punya tantangan tersendiri. Tak terkecuali di Kota Semarang.

Jika di Yogyakarta kos bebas masyhur dengan istilah LV atau Las Vegas, bagaimana di Kota Semarang?

Banyaknya kampus, kantor, hingga industri di Kota Atlas ini membuat bisnis indekos menjamur di Semarang. Adapun jenis indekos di Kota Semarang tak jauh berbeda dengan wilayah lain, yaitu kos putra, putri, pasutri, dan campur.

Berdasarkan penelusuran beritajateng.tv, Facebook menjadi andalan untuk mencari kos-kosan bebas di Kota Semarang. Pasalnya, indekos yang dipromosikan lewat aplikasi punya aturan ketat dan harganya sulit ditawar.

BACA JUGA: Jejak Kelam Indekos Bebas di Kota Semarang: Ancaman Preman ala Warga hingga Jadi Lokasi Bisnis Haram

Salah satu grup Facebook bertajuk “Info Kos Bebas Semarang” jadi salah satu mediumnya. Dengan jumlah anggota menembus 33 ribu orang, grup itu kerap menjadi tempat pencari kos bebas untuk mendapat hunian secara cepat.

Tak sulit untuk mencari kos semacam itu di grup tersebut. Calon penyewa hanya perlu menulis di beranda grup soal kriteria hingga daerah kos yang ingin ia tempati. Bahkan, ada pengguna yang mencari kos bebas untuk hunian harian alias “transit“.

Nantinya, pemilik kos akan menawarkan kos mereka di kolom komentar, beserta narahubung, harga, serta foto indekos.

Saking tak mudahnya mencari kos bebas lantaran banyak indekos yang mewajibkan syarat buku/surat nikah untuk pasangan, kami bahkan menemukan jasa pembuatan surat nikah siri untuk pasangan nonresmi di kolom komentar dan unggahan grup Facebook tersebut. Cuma perlu membayar mulai dari Rp250 ribu, pasangan nonresmi sudah bisa mendapat surat nikah siri palsu.

Fenomena kos bebas bisa “transit” di tengah kota