SEMARANG, beritajateng.tv – Dunia perfilman di Indonesia mendapat perhatian Menteri Kebudayaan (Menbud) RI Fadli Zon. Pasalnya, film animasi Jumbo nyaris meraup 9 juta penonton di Indonesia.
Saat dijumpai di Museum Ranggawarsita, Kota Semarang pada Jumat, 9 Mei 2025, Fadli mengungkap Jumbo sukses melukis sejarah baru sebagai film animasi asli Indonesia yang meraih hampir 9 juta penonton.
“Film Jumbo sudah hampir mencapai 9 juta, ini tidak pernah terjadi dalam sejarah Indonesia. Sekarang sudah tiga besar penontonnya. Yang paling besar 10 jutaan itu KKN di Desa Penari, terus ada Agak Laen 9,1 juta penonton. Sekarang Jumbo hampir 9 juta penonton,” tuturnya.
BACA JUGA: Hilang Puluhan Tahun, Film “Turang” Karya Bachtiar Siagian Mampir Tayang Perdana di Kota Semarang
Fadli berharap, sineas dan animator Indonesia bisa menciptakan film animasi lagi seperti Jumbo di masa mendatang. Utamanya film animasi yang dapat ditonton oleh kategori semua umur.
“Kita berharap film animasi untuk segala umur yang bisa ditonton anak-anak ini semakin banyak, bukan hanya genre dewasa atau genre tertentu yang mendominasi,” ucap Fadli.
Bahkan, pihaknya berharap di masa mendatang sineas Indonesia bisa membuat film sejarah maupun budaya asli daerahnya.
“Harapannya ada drama cerita, sejarah epik, mungkin nanti bisa ada film tentang Ronggowarsito,” tutur Fadli.
Kementerian Kebudayaan gencarkan restorasi film kuno asli Indonesia
Selain produksi film budaya dan animasi, Fadli turut membuka peluang restorasi film kuno asli Indonesia. Pihaknya mengaku Kementerian Kebudayaan RI tengah menggarap restorasi roll film kuno.
Bahkan, tuturnya, ada sekitar 100 film kuno yang telah Kementerian Kebudayaan restorasi dan digitalisasi.
“Kita lakukan restorasi film, kita lakukan digitalisasi film, sekarang di Kementerian Kebudayaan ada sekitar 100 film yang sudah terestorasi dan terdigitalisasi,” pungkas Fadli. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





