Jateng

Gandeng PT PII, Bank Jateng Perkuat Pembiayaan Infrastruktur Daerah Lewat Skema KPDBU

×

Gandeng PT PII, Bank Jateng Perkuat Pembiayaan Infrastruktur Daerah Lewat Skema KPDBU

Sebarkan artikel ini
KPDBU
Direktur Utama Bank Jateng, Bambang Widyatmoko, bersama jajaran Direksi Bank Jateng dan Plt. Direktur Utama PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) Andre Permana berfoto bersama usai penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di Bank Jateng Kantor Pusat, Jalan Pemuda Nomor 142, Semarang, Selasa, 8 September 2026. (Foto: Dok. Bank Jaetng)

SEMARANG, beritajateng.tv – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (Bank Jateng) menggandeng PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) atau PT PII untuk memperkuat pembiayaan pembangunan infrastruktur daerah melalui skema Kerja Sama Pemerintah Daerah dan Badan Usaha (KPDBU).

Kolaborasi tersebut ԁitandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Bank Jateng dan PT PII yang ԁirangkaikan dengan Executive Workshop Pengembangan Kebijakan dan Skema Pembiayaan KPDBU di Semarang, Selasa, 8 September 2026 di Bank Jateng Kantor Pusat Jalan Pemuda Nomor 142 Semarang.

Direktur Bisnis Kelembagaan dan Unit Usaha Syariah Bank Jateng, Mas Waris, mengatakan kerja sama tersebut menjadi langkah strategis memperkuat peran Bank Jateng. Utamanya dalam mendukung pemerintah daerah menghadirkan infrastruktur dan layanan publik di tengah keterbatasan kapasitas fiskal APBD.

“Melalui kolaborasi ini, kami ingin memberikan alternatif solusi pembiayaan bagi pemerintah daerah. KPDBU menjadi salah satu skema yang dapat ԁimanfaatkan untuk menjawab kebutuhan pembangunan ketika kapasitas fiskal daerah memiliki keterbatasan,” ujar Mas Waris.

Menurutnya, Bank Jateng bersama PT PII juga akan mendorong kesiapan proyek agar memiliki struktur yang kuat dan layak ԁibiayai. Mulai dari identifikasi proyek potensial, pemahaman kebutuhan pemerintah daerah hingga penyusunan struktur pembiayaan.

“Dengan dukungan PT PII dan pemangku kepentingan terkait, kami berharap semakin banyak proyek strategis daerah yang dapat ԁirealisasikan melalui skema KPDBU,” tambahnya.

BACA JUGA: CJIBF 2026 Catat Rencana Investasi Rp20,073 Triliun, Bank Jateng Perkuat Sinergi dengan Dunia Usaha

Sementara itu, Plt. Direktur Utama PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero), Andre Permana, mengatakan sinergi dengan Bank Jateng dapat memperkuat ekosistem pembiayaan infrastruktur di daerah.

“Pengembangan KPDBU membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Proyek infrastruktur tidak hanya membutuhkan pembiayaan. Akan tetapi juga penyiapan proyek yang baik, struktur yang tepat, serta pembagian risiko yang terukur,” kata Andre.

Ia menjelaskan, dukungan penjaminan infrastruktur dapat meningkatkan kepercayaan badan usaha dan lembaga pembiayaan terhadap proyek KPDBU. Sehingga kelayakan kredit dan peluang memperoleh pembiayaan semakin kuat.