JatengKesehatan

Gula jadi Musuh Utama Warga Indonesia, Menkes RI: Kalau Malas Gerak Bisa Cepat Wafat

×

Gula jadi Musuh Utama Warga Indonesia, Menkes RI: Kalau Malas Gerak Bisa Cepat Wafat

Sebarkan artikel ini
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin (kanan) saat berkunjung ke Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Jumat 9 Mei 2025 sore. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkap kebiasaan warga Indonesia yang hobi mengonsumsi gula merupakan cikal bakal penyakit.

Bahkan, Budi menyebut musuh utama masyarakat Indonesia adalah gula. Sebab, kata dia, gula dan karbohidrat kerap masyarakat konsumsi.

Hal itu Budi ungkap saat beritajateng.tv jumpai di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Jumat 9 Mei 2025 sore.

“Kita musuhnya itu banyak makan gula. Banyak rakyat kita yang kebanyakan makan gula atau karbohidrat. Kalau banyak makan gula atau karbohidrat, nanti bisa kena [penyakit] gula, kolesterol, darah tinggi,” ungkap Budi.

Bahkan, tutur Budi, penyakit mematikan seperti stroke, serangan jantung, dan ginjal berasal dari konsumsi gula berlebihan.

“Itu penyakit stroke, jantung, yang bikin paling banyak meninggal, ginjal juga, itu [gula] sebabnya. Jadi makannya harus kota jaga,” tuturnya.

BACA JUGA: Singgung Ancaman Krisis Pangan, Sumanto Dukung Budidaya Jagung Jadi Makanan Pengganti Beras

Jika pola makan cenderung tak sehat, Budi meminta warga agar rajin olahraga 30 menit setiap harinya. Bahkan, Budi menyebut olahraga rutin harus mereka lakukan sampai umur 70 tahun.

“Olahraganya harus rutin 30 menit sehari, PBB bilang 5 hari seminggu, harus terus kita lakukan sampai umur 70 tahun, tidak boleh berhenti,” ungkapnya.

Tak hanya gemar mengonsumsi gula dan karbohidrat, Budi turut menyayangkan pola hidup orang Indonesia yang ia sebut malas gerak. Hal itu menurutnya bisa memperpendek umur.

“Orang kita tuh banyak yang malas gerak. Sibuk, sibuk, sibuk, tapi tidak gerak. Ini bisa membuat beliau yang bersangkutan lebih cepat wafat kalau tidak bergerak,” tegas Budi.

Untuk menjaga pola hidup sehat, Budi juga meminta masyarakat untuk tidur malam yang cukup, minimal 6 jam sehari.

Warga Jateng terbanyak cek kesehatan gratis, 40 persen se-Indonesia

Saat berkunjung ke Kota Semarang, Budi mengungkap warga Jawa Tengah paling banyak memanfaatkan program cek kesehatan gratis.