SURABAYA, beritajateng.tv – Local Media Community atau LMC 2025 menawarkan program yang bisa dikerjakan bersama di antara media lokal.
Adapun LMC 2025 kali ini menghadirkan puluhan media lokal yang berasal dari Jawa Tengah, DIY Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jakarta dan Sulawesi Selatan.
Acara yang diselenggarakan Suara.com bekerja sama dengan Beritajatim.com ini mengangkat tema “Menavigasi Transisi dan Swasembada Energi: Peran dan Peluang Media Lokal” menawarkan keberlanjutan untuk media lokal.
CEO Suara.com, Suwarjono mengatakan bahwa pihaknya ingin pengembangan media lokal tidak hanya di Jakarta, tapi juga daerah.
“Membahas media lokal di Jakarta itu tidak menarik, membahas di daerah, di provinsi, di Indonesia Barat, Indonesia Tengah dan Indonesia Timur lebih menarik,” ujarnya, Selasa 4 Februari 2025.
BACA JUGA: Waketum AMSI Upi Asmaradhana Terpilih Sebagai Ketua Umum DPP Generasi Digital Indonesia 2025-2030
Suwarjono menyampaikan, salah satu isu menarik yang saat ini sedang menjadi sorotan adalah mengenai bisnis media ialah mengenai sustainability atau keberlanjutan di tengah situasi yang tidak pasti.
Meski demikian, hal ini menjadi daya tarik perihal menjawab tantangan situasi bisnis media yang tidak pasti.
LMC 2025 menawarkan beberapa program yang dapat antara media lokal kerjakan:
1. Pemanfaatan artificial intelligence (AI)
“AI yang digunakan untuk media lokal sudah diujicoba. Petunjuk dan teknisnya sudah di buat Beritajatim dan ITTS surabaya dan tadi pagi saya mendapat laporan semua berita terpopuler menggunakan AI. Hasilnya jauh lebih bagus mengemas tema judul,” katanya.
2. Bisnis media
“Kita akan mendekati era di mana isu berkelanjutan menjadi salah satu mandatori yang akan di gunakan semua stakeholder. Net Zero Emission (NZE), meskipun baru tahun 2060, namun teman-teman media lokal menjadi ujung tombaknya,” katanya.
3. Media Innovation Grant sebagai wadah kolabirasi bisnis media
Harapannya, model bisnis ini yang kemudian bisa menjadi terobosan industri media, sehingga tidak hanya mengandalkan iklan pemerintah daerah.





