Peristiwa

Heboh Bayi Dibuang dalam Ember Cucian di Semarang, Pelaku Tinggalkan Pesan: Tolong..

×

Heboh Bayi Dibuang dalam Ember Cucian di Semarang, Pelaku Tinggalkan Pesan: Tolong..

Sebarkan artikel ini
ilustrasi bayi
Ilustrasi bayi. (Pexels/Pixabay)

SEMARANG, beritajateng.tv – Heboh sebuah temuan bayi laki-laki yang diduga sengaja dibuang oleh orang tuanya di kawasan Jalan Tambra Dalam, Semarang Utara, Kota Semarang pada Senin, 6 Mei 2024 pagi.

Bayi tersebut berada dalam ember cucian yang berlokasi di halaman laundry milik seorang warga setempat. Hal ini merupakan informasi dari unggahan milik @portalsemarang pada Senin, 6 Mei 2024. 

“Ditemukan bayi laki-laki dalam ember, di Semarang Utara, Ada Surat dan Popok,” tulis keterangan dalam unggahan tersebut.

BACA JUGA: 5 Luka-luka dan 2 Meninggal, Ini Identitas Korban Kecelakaan Bus Pahala Kencana di Tol Tembalang Semarang

Bersama dengan popok dan minuman susu di dekat bayi tersebut, tampak sebuah sobekan kardus dengan tulisan “Minta Tolong Jagano Mbak” (Minta tolong jaga (bayinya), Mbak).

Penemuan bayi di ember

Kali pertama yang menemukan bayi tersebut adalah Fitriani. Awalnya perempuan ibu rumah tangga ini hendak mencuci pakaian.

Sesaat itu, Fitriani penasaran ketika mengangkat tumpukan ember yang berada di teras rumahnya. Setelah ia buka, ternyata di dalamnya terdapat bayi laki-laki.

“Awalnya pas ngangkat ember terasa berat. Kemudian pas di buka ada bayi, yang terbungkus pakaian wanita,” ungkap Lurah Kuningan, Andi Widjanarko.

BACA JUGA: Video Ban Meletus, Mobil Xpander Terbalik di Turunan Siranda Semarang

Andi Widjanarko juga membeberkan bahwa tetangga Fitriani awalnya juga sempat mendengar suara berisik di sekitaran depan rumah Fitriani ketika bangun tidur.

Namun, mereka tak berani memeriksa asal suara tersebut. Kemudian, mereka menceritakan hal tersebut kepada Fitriani pada pukul 06.30 WIB.

“Tetangganya Fitriani juga mendengar suara tangisan bayi, glodak. Tapi tidak berani keluar, kemudian paginya cerita sama Fitriani,” bebernya.

BACA JUGA: Curhat Mahasiswi Semarang Penerima KIPK: Hanya Dapat Rp700 Ribu Perbulan, Cukup-cukupin

Kepala Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Semarang Utara Iptu Kumaidi membenarkan adanya penemuan bayi dalam sebuah ember.

Dugaannya, bayi dengan bobot sekitar 2,6 kilogram tersebut baru saja lahir karena masih terdapat tali pusar yang menempel. Kabarnya, bayi dalam kondisi sehat tersebut sudah dibawa ke Puskesmas Bandarharjo untuk mendapatkan perawatan. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp