Jateng

Hubungan India-Indonesia Poros Kuat di Indo Pasifik, Jurnalis Soroti Arah Baru Diplomasi Prabowo

×

Hubungan India-Indonesia Poros Kuat di Indo Pasifik, Jurnalis Soroti Arah Baru Diplomasi Prabowo

Sebarkan artikel ini
India Indonesia
Presiden Indonesia Prabowo Subianto (kiri) dan Perdana Menteri India Narendra Modi (kanan). (Foto: www.presidenri.go.ri)

“Media sosial di Indonesia sangat kuat. Ini bisa dimanfaatkan untuk membangun kesadaran publik soal hubungan India–Indonesia,” ujarnya.

Menurut Dipanjan, penguatan koneksi media dapat membantu mempercepat pemahaman masyarakat India tentang potensi ekonomi, budaya, dan pariwisata Indonesia, begitu pula sebaliknya.

Anggap diplomasi Presiden Indonesia lebih taktis, India jadi poros penting di Indo-Pasifik

Sementara itu, Taufiq Rahman menilai kebijakan luar negeri Presiden Prabowo menunjukkan pendekatan yang lebih aktif dan strategis dibandingkan era sebelumnya. Menurutnya, Prabowo berusaha membangun poros kerja sama yang lebih luas, termasuk dengan India sebagai salah satu mitra kunci di kawasan Indo-Pasifik.

“Ini sinyal bahwa Prabowo mencoba menyeimbangkan kepentingan antara Barat dan Timur. Dia tidak sepenuhnya meninggalkan jalur lama, tapi gayanya jauh lebih aktif,” ujar Taufiq.

Pendekatan ini membuka ruang bagi kemitraan baru dengan berbagai negara, termasuk India, yang memiliki posisi strategis di kawasan Indo-Pasifik.

Kedekatan diplomatik Indonesia dan India semakin menguat dengan penandatanganan lima nota kesepahaman (MoU) oleh pemerintah kedua negara. Penandatanganan oleh Presiden Prabowo Subianto dan Narendra Modi berlangsung di Hyderabad House, New Delhi, Sabtu, 25 Januari 2025. lalu.

Mengutip pernyataan resmi dari laman presidenri.go.id, kelima kerja sama tersebut mencakup bidang kesehatan, pengawasan obat tradisional, pengembangan digital, keamanan maritim, dan pertukaran budaya periode 2025–2028.

BACA JUGA: Menengok “Makan Bergizi Gratis” India, Jateng Dapat Dorongan Terapkan Desentralisasi Dapur MBG ala PM Poshan

“Dalam diskusi kami di bidang perdagangan, investasi, pariwisata, kesehatan, energi, kerja sama keamanan, AI, digital IT, energi, kami sepakat untuk memperkuat kerja sama ini,” ujar Prabowo dalam keterangan pers bersama Modi.

Strategi luar negeri Indonesia bergerak menuju diplomasi multipolar. Prabowo berusaha menjaga hubungan baik dengan berbagai kekuatan besar sambil memperkuat hubungan bilateral strategis seperti dengan India.

Di saat yang sama, Dipanjan mengingatkan pentingnya dimensi budaya dan media dalam menopang diplomasi. Dukungan finansial bagi jurnalis dan pemanfaatan media sosial dapat memperluas pemahaman masyarakat lintas negara.