“Saya sampaikan kepada kaprodi, malah mendapat jawaban ‘saya dulu berdiri lima jam’. Bayangkan kaki anak saya bengkak dan disuruh berdiri satu jam. Kemanusiaannya di mana? Allah,” ucapnya.
2. Ibunya sebut dr Aulia Risma Lestari tak pernah sakit saat kuliah dokter umum maupun praktik di RSUD dr Kardinah Tegal
Sebelum menjalani PPDS Anestesi di Undip, Nuzmatun mengaku dr Aulia Risma Lestari memiliki fisik yang sehat. Bahkan sejak menempuh pendidikan dokter umum sebelumnya. Saat bertugas di RSUD dr Kardinah Tegal pun, kata Nuzmatun, putrinya tak pernah sakit sama sekali.
“Anak saya sehat, sebelum mengikuti PPDS Anestesi Undip sehat. Selama kuliah dokter umum anak saya sehat, sehat betul, nggak pernah sakit. Kerja di RS Kardinah Tegal juga nggak pernah sakit. Semua itu tahu di RS Kardinah nggak pernah sakit anak saya,” papar Nuzmatun.
3. Berkali-kali lapor dan melobi Kaprodi PPDS Anestesi Undip, dr Aulia Risma Lestari masih alami perundungan meski kondisinya sakit
Nuzmatun mengaku, ia beberapa kali menghadap ke Kaprodi atas perlakuan senior PPDS Anestesi Undip terhadap anaknya. Namun sayang, perilaku semena-mena kepada dr Aulia Risma Lestari masih saja terus berlangsung meskipun Nuzmatun sudah melapor. Terlebih, korban masih menerima perundungan dalam kondisi sakit pascaoperasi.
BACA JUGA: Benarkan Kasus Perundungan PPDS Undip, RSUP dr. Kariadi: Memang Ada, Oknum Sedang Dicari
Bahkan, Nuzmatun mengungkap dr Aulia Risma Lestari ketakutan saat menjalani pendidikan PPDS Anestesi Undip lantaran kerap menerima bentakan dan kata kasar.
“Saya biasa mendidik anak saya dengan cara halus, lemah lembut. Begitu masuk PPDS, pendidikan dengan kata kasar, anak saya jadi ketakutan. Anak saya ketakutan sekali kalau dengar bentakan, beberapa kali saya menyampaikan ke Kaprodi tetapi tetap seperti itu,” ucapnya.
4. Bantah dr Aulia Risma Lestari terlilit pinjol





