SEMARANG, beritajateng.tv – Beberapa terakhir ini IKN sering kali menjadi topik perbincangan hangat para warganet. Hal itu karena proses pembangunannya terbilang begitu fantastis dengan waktu yang cukup lama dan dan yang tidak sedikit.
IKN adalah singkatan dari Ibu Kota Negara atau Ibu Kota Nusantara. Nusantara merupakan nama yang terpilih oleh Presiden Joko Widodo untuk ibu kota baru Indonesia.
Nama Nusantara terpilih bukan tanpa alasan. Nama ini sudah ada sejak jauh sebelum Indonesia merdeka, tercantum dalam berbagai manuskrip kuno Jawa dari abad ke-12 hingga ke-16.
IKN Ibu Kota Nusantara
Nusantara sendiri berasal dari dua kata dalam bahasa Sanskerta: “nusa” yang berarti ‘pulau’, dan “antara” yang berarti ‘terluar’. Istilah ini digunakan untuk menggambarkan sistem kenegaraan yang diterapkan oleh Kerajaan Majapahit, karena banyak kerajaan di luar pulau Jawa yang berada di bawah pengaruhnya.
BACA JUGA: Pastikan Tak ke IKN usai Lepas Jabatan Walikota Solo, Gibran: Saya Keliling, Belajar Masalah
Lokasi Ibu Kota Nusantara terletak di Provinsi Kalimantan Timur, meliputi dua wilayah administratif, yaitu Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara. Penentuan lokasi ini telah diperhitungkan dengan cermat. Menurut perancang kota, Ibu Kota Nusantara berada di titik paling tengah antara Indonesia bagian Barat dan bagian Timur.
Pemindahan Ibu Kota Negara merupakan keputusan yang telah lama menjadi bahan perbincangan. Bahkan, gagasan untuk memindahkan ibu kota sudah muncul sejak tahun 1960-an, pada era Presiden Soekarno.
Namun, rencana tersebut baru terwujud secara nyata pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo. Jakarta saat ini menghadapi berbagai masalah serius yang belum teratasi, seperti kemacetan, banjir musiman, polusi udara, dan kurangnya ruang terbuka hijau.
Selain itu, studi menunjukkan adanya penurunan tanah yang signifikan di Jakarta, yang berpotensi menjadikannya kota yang berada di bawah permukaan laut di masa depan.
Pemindahan ibu kota ke Nusantara tidak hanya berharap dapat mengurangi beban Jakarta, tetapi juga sebagai bentuk antisipasi akan mendukung pembangunan yang lebih merata di seluruh Indonesia.
Meskipun proyek pemindahan ibu kota memerlukan biaya yang cukup besar, berharap akan memberikan manfaat positif bagi perekonomian Indonesia dalam jangka panjang.
BACA JUGA: Blak-blakan Didi Riyadi Sebut IKN Tak Miliki Investor
Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Joko Widodo mengambil langkah ini untuk menghindari kemungkinan bencana lebih besar di Jakarta. Ibu Kota Nusantara terancang untuk menawarkan solusi jangka panjang, serta memiliki harapan dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat dan perekonomian bangsa.
Cara Berkunjung
Nah, kabar baiknya bagi kamu yang ingin berkunjung ke IKN kali ini mulai per tanggal 16 September sudah resmi terbuka secara untuk umum loh. Semua masyarakat dapat berkunjung mulai dari pukul 09.00-17.00 WITA.
Setiap harinya para pengunjung akan memiliki batasan maksimal 300 orang untuk berkeliling di kawasan tersebut. Cara masuknya gratis dan mudah yaitu cukup daftar online melalui aplikasi IKNOW. (*)





