Pariwisata

Intip Lokasi Syuting Film Kupu-Kupu Kertas Lengkap dengan Sejarahnya, Konon Sudah Berusia Ratusan Tahun

×

Intip Lokasi Syuting Film Kupu-Kupu Kertas Lengkap dengan Sejarahnya, Konon Sudah Berusia Ratusan Tahun

Sebarkan artikel ini
Kawah Wurung
Kawah Wurung lokasi syuting film Kupu-Kupu Kertas. (Foto: Instagram/@kawahwurungbondowoso)

SEMARANG, beritajateng.tv – Film Kupu-Kupu Kertas yang sebelumnya tayang pada bulan Februari kini kembali tayang di bulan September mendatang. Film ini tentu saja telah berhasil mencuri perhatian banyak netizen lantaran mengangkat kisah di tahun 1965.

Namun selain ceritanya yang cukup menarik, ternyata lokasi syuting film tersebut ikut menjadi sorotan warganet. Sebut saja lokasinya yaitu di wisata Kawah Wurung yang berlokasi di Kecamatan Ijen, Kabupaten Bondowoso.

Konon, kawah wurung terbentuk berabad-abad yang lalu, bahkan sebelum ada permukiman atau kehidupan masyarakat seperti saat ini.

Kawah wurung adalah sebuah konus vulkanik yang terbentuk dari erupsi freatomagmatik dan monogenetik, dimana magma bertemu dengan batuan yang jenuh air. Kontak ini menghasilkan uap dengan tekanan tinggi yang memicu erupsi.

BACA JUGA: Tawarkan Spot Foto Instagramable, Berikut Daya Tarik Wisata Hutan Pinus Kragilan Magelang

Erupsi ini menghasilkan energi besar yang menghasilkan endapan seruakan yang dominan, membentuk kawah wurung seperti yang ada sekarang.

Lokasi Syuting Film Kupu-Kupu Kertas

Nama “kawah wurung” juga memiliki arti dalam bahasa Jawa, di mana “wurung” berarti gagal atau tidak terbentuk, sehingga Kawah Wurung dapat memiliki arti sebagai kawah yang tidak terbentuk sepenuhnya.

Di sekitar tepi kawah atau kaldera kosong Kawah Wurung, terdapat pohon-pohon yang tumbuh melingkar, menciptakan cekungan. Kawah Wurung terletak pada ketinggian sekitar 1500 meter di atas permukaan laut, sehingga udara di sekitar kawah terasa cukup dingin.

Keindahan Kawah Wurung sering dibandingkan dengan Bukit Teletubbies di Bromo atau rerumputan di Selandia Baru.

Pemandangan di sepanjang Kawah Wurung penuh dengan rumput ilalang hijau yang dapat pengunjung nikmati saat musim hujan. Namun, saat musim kemarau, rumput hijau ini berubah warna menjadi kuning atau bahkan merah muda.

Kawah Wurung telah menjadi bagian dari Bondowoso yang diakui secara internasional dan telah mendapatkan sertifikat dari Unesco Global Geopark (UGG) di Maroko sebagai bagian dari Ijen Geopark.

BACA JUGA: 9 Daftar Wisata Boyolali Terbaru dan Populer 2024, Catat Buat Agenda Liburan Nanti!

Ijen Geopark di Bondowoso memiliki warisan geologi berupa kaldera terluas di Jawa, yang terbentuk sekitar 70.000 tahun lalu akibat letusan super eksplosif Gunung Ijen Purba. Kaldera ini menyisakan morfologi luas dan terdapat 22 anak gunung di dalam dan sekitarnya.

Wilayah Ijen Geopark Bondowoso mencakup 14 Kecamatan dan memiliki 10 Situs Geologi, 2 Situs Biologi, 3 Situs Budaya Benda, dan 2 Situs Budaya Tak Benda.

Pemerintah Kabupaten Bondowoso sedang aktif mengembangkan Geowisata dengan konsep Geopark yang menarik minat wisatawan. Pengembangan ini melibatkan kerjasama antara Pemerintah, Swasta, dan masyarakat Bondowoso, dengan pendekatan multidimensi dan multidisiplin.

Itulah sejarah unik di wisata Kawah Wurung yang menjadi lokasi syuting film Kupu-Kupu Kertas. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp