“Sungguh memalukan dan membuang-buang nyawa manusia. Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir, dan saya sudah mengatakannya berulang kali!” tulis Trump.
Meskipun demikian, Trump tidak mengonfirmasi apakah AS akan ikut campur dalam perang antara Iran dan Israel yang sedang berlangsung.
Di tengah ketegangan ini, Amerika Serikat telah mengerahkan kelompok penyerang kapal induk USS Nimitz ke Timur Tengah. Hal ini sebagai langkah antisipasi terhadap potensi eskalasi konflik.
“Melindungi pasukan AS adalah prioritas utama kami, dan pengerahan ini dimaksudkan untuk meningkatkan postur pertahanan kami di kawasan tersebut,” tulis Pete Hegseth, komentator dari AS, dalam akun media sosialnya di platform X.
BACA JUGA: Raih Rating Tinggi, When The Phone Rings Kena Kontroversi soal Palestina-Israel
Dengan pergerakan militer AS yang semakin intensif di kawasan tersebut, dunia internasional terus memantau perkembangan situasi yang semakin memanas ini, mengingat dampak yang dapat ditimbulkan terhadap stabilitas kawasan Timur Tengah dan hubungan internasional secara keseluruhan. (*)





