Menurut Hersubeno, momen ini sangat penting karena pidato Prabowo akan menjadi yang pertama setelah satu dekade Indonesia absen di forum tersebut.
Sorotan dunia atas kasus HAM menuntut langkah nyata, bukan sekadar retorika. PBB memastikan akan terus memantau situasi.
“Jangan anggap enteng. Ini persoalan serius, taruhannya nama baik Indonesia,” tandas Hersubeno. (*)




