Madibo terlihat terpukul setelah menyadari cedera serius yang Kone alami. Menurut Marsch, gelandang berusia 29 tahun itu mendatangi ruang ganti Kanada seusai pertandingan untuk menyampaikan permintaan maaf.
Skuad The Maple Leaf pun menerima itikad baik tersebut.
“Madibo sudah meminta maaf kepada Ismael. Ia datang ke ruang ganti dan menyampaikan langsung permintaan maafnya,” kata Marsch pelatih Kanada.
Marsch menambahkan, Kone telah mengonfirmasi kepada rekan-rekannya bahwa permintaan maaf tersebut sudah diterima.
Karena itu, ia yakin Madibo tidak berniat melakukan tekel berbahaya yang berujung cedera parah.
BACA JUGA: Meksiko Taklukkan Korea Selatan 1-0, Lolos ke Babak 32 Besar
“Saya rasa dia tidak bermaksud melakukan tekel mengerikan seperti itu. Karena itu, saya tidak menyalahkannya,” ujar Marsch.
Marsch juga mengkritik sikap bangku cadangan Qatar yang mempertanyakan kartu merah untuk Madibo.
“Saya tak memahami protes dari bench mereka. Pelanggaran itu jelas dan sampai membuat kaki seorang pemain patah,” kata Marsch.
Marsch menilai sikap tersebut sebagai hal yang aneh. Namun ia menegaskan fokus tim tetap pada kondisi Ismael Kone.
Kanada saat ini memimpin klasemen sementara Grup B dengan empat poin, sementara Qatar berada di posisi juru kunci dengan satu poin.
Kanada akan menghadapi Swiss di Vancouver pada laga terakhir Grup B, Kamis 25 Juni mendatang pukul 02.00 WIB.
Pada waktu yang sama, Qatar dijadwalkan bertemu Bosnia-Herzegovina di Seattle.*





