SEMARANG, beritajateng.tv – Berbagai perusahaan besar saat ini kerap mengenalkan dunia kerja kepada kalangan mahasiswa. Alasan utamanya, perkuliahan yang cukup berbeda dengan industrial atau dunia kerja tak jarang membuat mahasiswa yang sudah lulus susah beradaptasi.
Perusahaan yang bergerak di bidang produksi kosmetik di Indonesia, ParagonCorp menjadi salah satunya. ParagonCorp terkenal sangat dekat dengan mahasiswa, sebab kegiatan yang mereka adakan di lingkungan kampus cukup sering dijumpai. Sebagai contoh, pembukaan Novo Club batch 3 yang berlangsung serentak di seluruh Indonesia pada Sabtu, 2 Maret 2024.
Di Jawa Tengah sendiri, acara Welcoming Novo Club Batch 3 berlangsung di Universitas Negeri Semarang (UNNES) dengan jumlah peserta offline sebanyak lebih dari 100 orang. Beritajateng.tv berkesempatan menjumpai HR Business DC Semarang ParagonCorp, Anita Mega yang hadir dalam acara itu. Kepada beritajateng.tv, ia bercerita perihal jejak perusahaannya itu menemani mahasiswa, khususnya dalam kegiatan yang mengasah pengembangan diri.
“Hari ini, Paragon itu punya acara Welcoming Party Novo Club. Kami berusaha membersamai, menjadi wadah bagi mahasiswa, untuk komunitas pengembangan diri yang bertajuk Novo. Setiap tahun ada pembukaan dan penerimaan,” tutur Anita.
Tak hanya Novo Club, pendekatan yang Paragon berikan untuk merangkul dan mengenalkan mahasiswa kepada perusahaannya juga terwujud dalam bentuk kegiatan lainnya.
“Biasanya kita buat acara, kalau di Undip pernah ada acara offline, kita sharing tentang bagaimana kultur di Paragon dan apa yang bisa dipelajari di sana. Jadi biar ada ilmu baru untuk mereka,” terangnya.
Adapun ilmu tersebut, lanjut Anita, tak lepas dari pengetahuan seputar dunia kerja. Sehingga, kegiatan yang perusahaannya lakukan ia harapkan mampu memberi bekal matang bagi mahasiswa saat lulus nanti.
Bergerak di industri kecantikan, mahasiswa yang tergabung dalam kegiatan yang ParagonCorp gagas juga berkesempatan untuk terlibat langsung. Sebagai contohnya, Anita mengungkap pihaknya membuka kesempatan sebesar-besarnya jika ada satu dari mereka yang ingin menjadi talent kecantikan.
“Yang jadi model ada, kita senang sekali kalau teman-teman mau join kegiatan itu. Ada banyak event seperti beauty fair, itu kan kita butuh model untuk make up, kita butuh MUA, dan kita juga mencari freelance dari teman-teman untuk mengasah skill penjualannya,” terangnya.
Alasan ParagonCorp gencar merangkul mahasiswa
Perihal alasan mengapa ParagonCorp gencar merangkul mahasiswa, Anita menjawab perwujudan Indonesia Emas 2045 sebagai latar belakang yang mendasar. Terlebih, hal tersebut ParagonCorp lakukan sebagai salah satu bentuk CSR perusahaan hingga branding industri.
“Nanti kita akan menghadapi Indonesia Emas 2045 kan, ada bonus demografi yang mana usia produktif lebih banyak. Ini juga sebagai bentuk CSR di dunia pendidikan sekaligus employee branding, biar mahasiswa tahu kalau Paragon tidak hanya industri kosmetik untuk perempuan, melainkan ada laki-laki yang terlibat di dalamnya. Kan ada Kahf juga,” jelasnya.
Salah satu mahasiswa asal Poltekkes Kemenkes Semarang yang menyempatkan hadir dalam acara itu, Marsha, mengungkap ketertarikannya dengan kegiatan pengembangan diri sebagaimana yang ParagonCorp adakan.
BACA JUGA: 88 Tahun Perjalanan: Mengenang Gelora Semangat NH Dini dalam Karya-karyanya
Bahkan, mahasiswi jurusan Gizi itu rela ikut kegiatan di hari libur untuk menambah pengetahuan dan relasinya. Marsha menuturkan, saat ini ia sedang menempuh semester 2.
“Alasannya tetap mau ikut walau di hari libur karena kegiatan ini menarik dan positif sekali. Kan bisa ketemu teman-teman baru, orang-orang hebat juga, meskipun Senin besok saya UAS, saya tetap menyempatkan untuk datang,” terang Marsha. (*)
Editor: Farah Nazila





