Selain itu, SMKN 1 Sale juga kekurangan tenaga pengajar. Zainal menyebut, SMK Negeri dengan tiga jurusan itu membutuhkan sebanyak 17 orang guru ASN untuk menunjang kegiatan belajar mengajar (KBM).
“Yang lebih menyedihkan, ternyata SMKN 1 Sale kekurangan guru ASN sebanyak 17 orang. Ini Gubernur dan kepala Disdikbud Provinsi Jawa Tengah harus bertanggung jawab, jangan hanya menyalahkan pihak sekolah saja,” pungkasnya. (*)
Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi





