Nasional

Ketiga Pasangan Capres-Cawapres Masih Minim Bicara Isu Lingkungan, Prabowo-Gibran Paling Sedikit

×

Ketiga Pasangan Capres-Cawapres Masih Minim Bicara Isu Lingkungan, Prabowo-Gibran Paling Sedikit

Sebarkan artikel ini
Isu Iklim
Ilustrasi kerusakan lingkungan. (Foto: Freepik)

SEMARANG, beritajateng.tv – Ketiga pasangan Capres-Cawapres Pemilu 2024 masih belum menjadikan isu krisis iklim dan transisi energi sebagai fokus utama. Baik Anies-Muhaimin, Prabowo-Gibran, hingga Ganjar-Mahfud sama-sama belum serius mengulas secara mendalam konsep dan gagasan di isu krisis iklim dan transisi energi.

Hal tersebut terungkap setelah Yayasan Indonesia Cerah dan Markdata meluncurkan Hasil Analisis Big Data “Rekam Jejak Capres-Cawapres 2024 dalam Isu Krisis Iklim dan Transisi Energi”. Laporan tersebut meneliti seberapa sering dan dalam konteks apa berbagai kata kunci muncul dalam data yang mereka kumpulkan selama satu tahun (25 Oktober 2022 s.d. 25 Oktober 2023).

Hasilnya, data menunjukkan bahwa semua pasangan Capres-Cawapres secara umum telah membicarakan dan memasukkan isu iklim dan transisi energi dalam Visi dan Misi mereka. Namun demikian, kualitas narasinya bersifat umum dan belum responsif terhadap perkembangan kebijakan terkini.

BACA JUGA: Akui Kerusakan Lingkungan di Jawa Tengah Cukup Berat, Sekda: Pantura Paling Parah

Agung Budiono, Direktur Eksekutif Yayasan Indonesia Cerah, berharap temuan hasil analisis ini dapat memberikan “asupan gizi” bagi semua kandidat pasangan Capres-Cawapres 2024. Hal itu agar bisa lebih menajamkan gagasan dan ide mereka soal isu iklim dan transisi energi. Baik dalam pemaparan Visi dan Misi maupun saat debat Capres-Cawapres mendatang yang akan mengangkat isu tersebut.

Menurut Agung, pihaknya melihat ada sejumlah gap yang ditutup dan didalami terkait gagasan ketiga pasangan tentang iklim dan transisi energi. Misalnya soal bagaimana target ketiganya untuk melepaskan Indonesia dari ketergantungan energi fosil dan menekan emisi, seperti soal pandangan mereka terkait skema pensiun dini PLTU.

“Selain itu juga publik kaum muda, menanti gagasan kandidat Capres-Cawapres soal terbukanya peluang dari sektor pekerjaan hijau (green jobs). Di mana, sekarang ketersediaan informasi dan akses ke green jobs di Indonesia masih terbatas,” tutur Agung.

Siapa paling sering bahas isu iklim dan lingkungan: Anies-Muhaimin tertinggi, Prabowo-Gibran terendah

Sementara itu, Al Ayubi, Just Energy Transition Associate CERAH, memaparkan hasil analisis secara lengkap. Ia menyebut, di antara ketiga pasangan kandidat Capres-Cawapres tahun 2024, pasangan nomor urut 1, Anies Baswedan–Muhaimin Iskandar, tercatat paling sering membicarakan isu iklim dan transisi energi.

Ia mengungkapkan, dari pasangan AMIN membicarakan isu iklim pada pemberitaan di media massa sebanyak 585 temuan, dan dokumen Visi dan Misi sebanyak 64 temuan. Meski begitu, bobot narasi kedua isu tersebut sebagian besar masuk kategori basic, seperti “kendaraan listrik”, “polusi udara”, dan “kualitas udara”.

Sebaliknya, pasangan nomor urut 2, Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka, adalah yang paling sedikit membicarakan isu iklim dan transisi energi. Hal tersebut terlihat dalam pemberitaan media massa sebanyak 75 temuan, dan dokumen Visi dan Misi sebanyak 20 temuan. Pada pemberitaan, pasangan ini sering menyebutkan isu soal “kendaraan listrik” dan “PLTS”. Sementara dalam Visi dan Misi “ekonomi hijau” dan “perubahan iklim”.

BACA JUGA: Ungkap Fokus Utama Pemilih Muda Jelang Pemilu 2024, Survei: 80 Persen Lebih Peduli Isu Lingkungan Hidup

Sementara itu, pasangan nomor urut 3, Ganjar-Mahfud dibandingkan dengan pasangan lainnya memiliki bobot narasi yang moderate dalam membicarakan isu iklim dan transisi energi. Namun demikian, dari segi jumlah tidak terlalu banyak dengan 99 temuan dalam pemberitaan, dan 20 temuan dalam Visi dan Misi.

Adapun Isu “PLTS” menjadi yang paling banyak masuk dalam pemberitaan. Sementara “ekonomi hijau” terbanyak muncul dalam Visi Misi Ganjar-Mahfud. (*)

Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp