Hukum & Kriminal

Kuasa Hukum Ungkap Status Dosen Untag di KK AKBP Basuki: Ada Istri dan Anak, Levi Jadi “Famili Lain”

×

Kuasa Hukum Ungkap Status Dosen Untag di KK AKBP Basuki: Ada Istri dan Anak, Levi Jadi “Famili Lain”

Sebarkan artikel ini
Levi Untag
Kuasa hukum keluarga korban, Zainal Petir (kanan), dan kakak korban, Perdana Cahya Devian Melasco atau Vian (kiri), saat dijumpai di kompleks DPRD Jawa Tengah, Kota Semarang, Kamis, 20 November 2025 sore. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

Zainal menyebut, AKBP Basuki terancam sanksi kode etik setelah masuk tahap patsus. Menurutnya, bentuk sanksi tersebut tinggal menunggu keputusan, apakah pemecatan atau demosi. Ia menilai penting mengawal proses itu karena berkaitan langsung dengan hubungan Basuki dan kematian Levi.

“Nah, tinggal nanti sanksi kode etiknya apakah pemecatan apa hanya demosi. Nah, yang perlu kita kawal di sini hubungannya dengan kematiannya itu apa AKBP itu,” ujar Zainal.

Ia menambahkan, status patsus menandakan Basuki telah berstatus teradu dan kini dalam penahanan selama 20 hari.

“Kalau sekarang sudah tersangka, sudah teradu istilahnya, sudah patsus. Patsus kan masuk penahanan itu, tahanan dalam waktu 20 hari. Wajar itu. Seorang perwira, aparat penegak hukum tidak mengajari taat hukum malah melanggar hukum. Ora di-patsus, tidak ditahan, ya memalukan polisilah,” tegasnya.

Zainal ungkap sejumlah kejanggalan: Basuki unsend foto jenazah Levi ke keluarga hingga panik kena periksa inafis

Dalam kesempatan itu, Zainal juga mengungkap foto jenazah Levi yang terkirim ke keluarganya di Purwokerto. Foto itu belakangan diketahui berasal dari nomor AKBP Basuki.

“Kiriman foto itu kan dari nomor yang belakangan kami ketahui adalah AKBP [Basuki]; itu ngirim ke keluarga yang di Purwokerto. Foto itu sudah terkirim. ‘Loh, ini ada bercak di paha. Ada bercak kayak masih mengalir segar itu darahnya. Kemudian di perut’,” tuturnya.

Menurut Zainal, Dewi, bibi Levi di Purwokerto, sempat melihat foto tersebut sebelum akhirnya si pengirim hapus lagi. “Budenya sempat cerita ke saya. Ketika itu belum sempat dia simpan, terhapus lagi. Artinya ditarik oleh pengirimnya,” sambungnya.

Zainal mengatakan, sejumlah barang bukti kini telah polisi amankan, termasuk laptop yang sempat ingin diambil oleh AKBP Basuki.

BACA JUGA: Mahasiswa Soroti Kejanggalan Kematian Dosen UNTAG: Ada ‘Aktivitas Berlebih’ Sebelum Levi Tewas?

“Tadi ada laptop, karena laptop itu tadinya kan mau si AKBP minta. Mau diminta, oh enggak bisa. Ini untuk barang bukti,” ujarnya.