UNGARAN, beritajateng.tv – Hujan lebat pada Senin, 20 Januari 2025 membuat longsor lereng bukit setinggi kurang lebih 20 meter di Desa Keseneng, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang.
Bahkan, longsor tersebut nyaris memutus jalan penghubung antara Dusun Keseneng dengan Dusun Tlawah.
BACA JUGA: Kala Banjir Kian Sering Terjadi di Semarang Atas, Pakar Ungkap Penyebabnya
Material berupa tanah bercampur bebatuan serta batang-batang pohon yang terbawa longsoran bahkan sampai menutupi badan jalan. Kondisi terkini, jalan penghubung antardusun tersebut hanya bisa sepeda motor lalui.
BACA JUGA: Kabupaten Semarang Hujan Lebat, Rumah Warga di Gedanganak Rusak Tertimpa Longsor
Menurut penuturan warga, longsor ini terjadi sewaktu wilayah Desa Keseneng diguyur hujan lebat pada Senin lalu sekitar pukul 14.30 WIB.
BACA JUGA: Banjir Bandang dan Longsor Terjang Pekalongan, BPBD Jateng Ungkap 27 Warga Petungkriyono Hilang
“Kejadiannya Senin siang kemarin,” kata Diva Adi Prasetya (20), warga setempat.
Sebelumnya, kata Diva, peristiwa longsor di lokasi yang sama juga sempat terjadi sepekan sebelumnya. Namun, saat hujan deras Senin kemarin, longsor kembali terjadi hingga menutup akses jalan.
BACA JUGA: Hujan Lebat, Jalan Tembus “Jalur Gaza” Undip-Unnes Longsor, BPBD Lakukan Penanganan Darurat
Menurutnya, tertutupnya akses jalan penghubung dusun ini cukup mengganggu mobilitas warga. Sebab, jalan itu menjadi akses utama pulang-pergi anak sekolah ketimbang mesti menempuh jalur lain yang jaraknya dua kali lipat lebih jauh.
BACA JUGA: Pakar Ingatkan Ancaman Banjir di Puncak Musim Hujan Bulan Januari-Februari: Pantura Paling Rawan
“Yang masih jadi kekhawatiran itu longsor susulan, karena warga berharap segera ada pembenahan dan material yang saat ini masih menutupi badan jalan bisa segera bersih,” imbuhnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





