Arief berharap Masjid Agung Baitunnur Blora bisa menjadi pusat dakwah, sumber inspirasi, serta mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
Pemkab Blora juga berencana menggandeng diaspora dalam menata sarana prasarana tanpa menghilangkan nilai cagar budaya masjid.
Ke depan, Pemkab Blora akan melakukan inventarisasi terhadap masjid-masjid lain yang berpotensi menjadi masjid bersejarah, seperti Masjid di Ngadipurwo yang dekat dengan makam Bupati terdahulu. (*)





