Ekbis

Mahasiswa Ini Raup Cuan dari Hobi Ikan Koi, Pelanggannya Pejabat hingga Hotel

×

Mahasiswa Ini Raup Cuan dari Hobi Ikan Koi, Pelanggannya Pejabat hingga Hotel

Sebarkan artikel ini
koi semarang
Mahdi Zalfa di tempat usahanya, Lesanpuro Koi Semarang. (Fadia Haris Nur Salsabila/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Hobi Ikan Koi bisa mendatangkan rezeki. Mahdi Zalfa, mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) mampu meraup cuan berkat hobi masa kecilnya.

Bersama sang ayah, Mahdi berhasil membangun bisnis penjualan ikan koi di Kota Semarang bernama Lesanpuro Koi. Semua berawal dari hobi ikan koi. Kepada beritajateng.tv, Mahdi menceritakan awal mula ia bisa berkecimpung dalam bisnis ikan koi.

Mahdi mengaku menyukai ikan sejak kecil. Namun ia tak pernah berpikir kecintaannya kepada ikan bisa sampai ke tahap seperti ini. Bahkan, cinta pertama Mahdi ternyata bukanlah ikan koi, melainkan ikan koki.

BACA JUGA: Berawal dari Hobi, Bisnis Aquascape Mampu Raup Untung Jutaan Rupiah

“Waktu kecil aku yang minta, tapi bukan ikan koi tapi koki. Taruh di akuarium ruang tamu, mulai dari situ Papa ikutan seneng ikan. Lama-lama ada ikan koi, akuarium jadi tambah banyak juga, terus akhirnya bikin kolam di lantai atas,” kata Mahdi.

Berangkat dari situ, Mahdi dan sang ayah akhirnya memulai bisnis jual beli ikan koi sejak tahun 2010. Menjadi salah satu pionir jual beli ikan koi di Semarang, pemasaran yang dilakukan pun masih terbatas kepada teman-teman terdekat.

“Waktu itu pemainnya masih jarang, baru Papa sama temennya. Jualan awalnya lewat BlackBerry masih cuma foto, terus akhirnya lewat facebook juga,” terangnya.

Gagal Budidaya, Kini Fokus Menjadi Dealer Ikan Koi

Dalam menjalankan bisnis ikan koi, Mahdi mengalami beberapa hambatan. Mahdi mengatakan, sang ayah pernah mencoba budidaya pembibitan ikan koi, namun hasilnya kurang.

“Dulu Papa pernah mencoba budidaya di Magelang, tapi hasilnya kurang bagus. Budidaya itu nggak tentu. Istilahnya kemungkinan ikan bagus itu hanya 0,01 persen dari 15.000 bibit yang ada,” lanjutnya.

Menurutnya, budidaya ikan koi membutuhkan ketelatenan tinggi. Oleh karena itu, kini ia dan ayah hanya fokus menjadi dealer atau penjual ikan koi di Kota Semarang.

BACA JUGA: Pernah ‘Tenggelam’ Karena Ikan Channa, Tren Aquascape Siap Naik Lagi!

Dalam menyediakan ikan koi, Mahdi mengambil ikan koi dari petani ikan koi Blitar, Tulungagung hingga Kediri. Ketiga kota tersebut memang terkenal akan kualitas koi yang nomor wahid.

Lebih dari 10 tahun menggeluti bisnis ikan koi, kini pelanggan Mahdi pun beragam. Pelanggannya pun tak terbatas di sekitar Semarang, namun mulai merambah ke luar Jawa, seperti Pontianak, Balikpapan hingga Bali. Pelanggannya terdiri dari berbagai kalangan, mulai dari penghobi biasa, pejabat pemerintahan, hingga hotel.

BACA JUGA: Seni Merawat Tanaman dalam Air, Ini Perbedaan Aquascape, Paludarium, dan Terarium

“Kebutuhan hotel semakin banyak. Kemarin Padma Hotel baru saja pesen 20 ekor, tambah 10 ekor. Kalau Padma milihnya yang bagus tapi kecil, jadi harganya Rp 75 ribu per ekor,” ujar Mahdi.

Mahdi berharap bisnis ikan koi milik keluarganya dapat semakin besar dan banyak dikenal masyarakat. Ia bahkan berniat mengambil konsentrasi Komunikasi Bisnis demi mengembangkan bisnisnya.

“Yang pasti pengen nambah fasilitas, baik kolam, akuarium, dan lain-lain, karena yang sekarang masih kurang, harapannya semoga semakin berkembang,” tutupnya. (*)

Editor: Ricky Fitriyanto

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp